Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Desember 2018 | 22.52 WIB

H+2 Usai Tsunami Aktivitas Warga Berangsur Normal

Penampakan mobil terseret hingga tertumpuk reruntuhan rumah warga di desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Benten, Minggu (22/12). - Image

Penampakan mobil terseret hingga tertumpuk reruntuhan rumah warga di desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Benten, Minggu (22/12).

JawaPos.com - Aktivitas warga berangsur normal usai terjadinya tsunami Selat Sunda yang menimpa kawasan pantai barat Provinsi Banten pada Sabtu (22/12) malam. Pantauan JawaPos.com, di sekitar pasar Panimbang, Pandeglang, warga mulai kembali beraktivitas seperti sebelum terjadinya bencana. Terlihat beberapa toko kelontong dan warung-warung makanan sudah beroperasi.


"Alhamdulillah bisa jualan lagi, cuma belum bisa full," kata Siti pemilik warung nasi saat ditemui JawaPos.com, di wilayah Tanjung Lesung, Banten, Senin (24/12).


Siti mengaku pada Minggu (22/12) sulit untuk mencari bahan pokok. Sebab tidak banyak toko yang buka.


"Kemarin belum ada yang jualan, sebagian juga sekarang masih pada ngungsi," ucap Siti.


Selain warung dan toko kelontong, aktivitas di pasar Panimbang pun mulai berangsur pulih. Terlihat beberapa pedagang sayur serta sandang pangan lain mulai berjualan.


Kendati demikian, minimarket di sekitar pantai barat Provinsi Banten belum kembali. Sementara itu untuk kondisi cuaca di sekitar Panimbang dan Tanjung Lesung saat ini masih terpantau hujan deras.


Sebagai informasi, Tanjung Lesung merupakan salah satu daerah terdampak tsunami yang menghujam pulau Banten pada Sabtu(22/12) lalu.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore