
Gempa berkekuatan 6,0 mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah merusak sejumlah bangunan, Minggu (17/8). (BPBD Sulteng/Antara)
JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data korban gempa bumi Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6). Berdasar data terbaru, jumlah korban meninggal dunia bertambah dari 1 orang menjadi 3 orang.
Data tersebut diperoleh setelah BNPB mendapat laporan terkini pada Kamis (18/6). Selain 3 korban meninggal dunia, turut dilaporkan sebanyak 17 orang mengalami luka berat dan 91 orang mengalami luka ringan. Sementara jumlah korban terdampak secara keseluruhan sebanyak 6.412 jiwa.
”Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan hasil asesmen lapangan, Kabupaten Sigi menjadi wilayah yang mengalami dampak paling signifikan,” ucap Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari kepada awak media.
Baca Juga:Layanan MBG Dihentikan Sementara Saat Hari Libur, BGN Klaim Bisa Hemat Hingga Rp 3 Triliun
Seluruh korban meninggal dunia berasal dari wilayah Sigi. Masing-masing berasal dari Desa Ampera, Kecamatan Palolo dan Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki. Sebagai bentuk atensi dari Pemerintah Pusat, besok (19/6) Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto akan bertolak ke lokasi terdampak gempa di Kabupaten Sigi.
”Kehadiran Kepala BNPB di lokasi bertujuan untuk memastikan penanganan darurat serta koordinasi lintas instansi berjalan optimal dan efektif, melihat langsung kondisi masyarakat terdampak, serta mengidentifikasi berbagai kebutuhan dasar yang diperlukan oleh masyarakat di lapangan,” terang dia.
Selain korban jiwa dan luka, gempa bumi tersebut mengakibatkan kerusakan pada sedikitnya 1.652 unit rumah. Terdiri atas 1.472 rumah rusak ringan, 111 rumah rusak sedang, dan 69 rumah rusak berat. Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum dan sosial.
”Meliputi 42 rumah ibadah, 8 gedung perkantoran termasuk Kantor Bupati Sigi dan Bapperinda, 13 bangunan sekolah, 2 rumah adat, serta 8 jaringan air bersih,” jelasnya.
Baca Juga:Dari Belanja hingga Menabung, Inilah 9 Trik yang Membuat Orang Hemat Selalu Selangkah Lebih Maju
Berdasar pemberitaan sebelumnya, gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,7 terjadi pada Selasa lalu pukul 11.27 WITA. Pusat gempa berada di darat sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, tepatnya di Kabupaten Parigi Moutong, pada kedalaman 10 kilometer.
Sampai hari ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi 703 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar mencapai 5,2 dan terkecil 1,3. Tidak hanya itu, 25 gempa susulan dilaporkan masih dirasakan masyarakat.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Sigi telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari sejak tanggal kejadian. Pemerintah Provinsi Sulteng juga tengah memproses penetapan status tanggap darurat tingkat provinsi. BNPB memastikan akan mendukung penuh.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022