
Cuplikan video mahasiswa UI lintas agama kampanye kebhinnekaan
JawaPos.com - Jika bukan generasi muda, siapa lagi yang merawat bangsa ini. Pesan itulah yang disampaikan para mahasiswa lintas agama Universitas Indonesia (UI) yang bergandengan tangan memelihara persatuan bangsa.
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kerohanian se-UI turut meramaikan dan mensyukuri hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 dengan berkomitmen untuk menjaga kebhinekaan dan persatuan Indonesia. UKM Kerohanian se-UI ini membuat video kebangsaan yang berjudul "Mer(d)eka Tidak Sama".
UKM Keagamaan tersebut adalah Nuansa Islam Mahasiswa (Salam) UI, Keluarga Mahasiswa Buddhis (KMB) UI, Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) UI, Persekutuan Oikumene (PO) UI dan Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD) UI. Bagi publik yang ingin melihat video kebangsaan yang dibuat UKM Kerohanian se UI bisa diakses melalui bit.ly/mer-d-eka.
"Video ini memberi pesan berharga bahwa sejatinya keberagaman di Indonesia adalah sebuah keniscayaan," tegas Ketua UKM Salam UI Fahrudin Alwi dalam keterangan tertulis, Kamis (17/8).
Dia menilai memaksakan setiap agama melebur menjadi satu dalam aspek keyakinan adalah bentuk menciderai kebhinekaan Indonesia. Namun bukan berarti perbedaan dalam keyakinan menjadikan penghalang setiap elemen bangsa untuk tidak bisa bersama-sama membangun bangsa.
"Di dalam video disampaikan pesan kebangsaan, bahwa meskipun kita berbeda-beda, tapi kita tetap satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa. Dan pada bab membangun Indonesia lebih baik kedepan, adalah suatu semangat yang harus diperjuangkan bersama," kata dia.
Di tengah dinamika sosial politik di Indonesia yang sedang tinggi, khususnya isu tentang perpecahan bangsa, UKM Kerohanian se-UI setidaknya telah memberikan contoh bagi Indonesia, bahwa di Kampus Perjuangan UI, kebhinekaan dan persatuan terjalin dengan harmonis. Kolaborasi agenda UKM Kerohanian se-UI dalam agenda-agenda yang bersifat sosial kemanusiaan dan kebangsaan terus berjalan.
"Semoga di hari kemerdekaan Indonesia yang ke-72 ini Indonesia bisa benar-benar kerja bersama membangun bangsa," jelas Fahrudin.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
