
Terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
JawaPos.com - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) meminta Basuki Tjahaja Purnama, terdakwa kasus penistaan agama untuk lebih menjaga mulutnya dalam berbicara dalam persidangan. Terutama ketika berhadapan dengan ulama.
Ketua Umum DPP LDII Abdullah Syam sangat menyayangkan sekali sikap dari Ahok dan penasihat hukumnya yang begitu memojokkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin. "Kami tidak menerima ulama diperlakukan seperti demikian. Ini sangat menyaktikan," ungkap Abdullah Syam dalam keterangan persnya, Minggu (5/2).
Dia menuturkan, bahwa ulama itu merupakan guru dan teladan bagi umat Islam. Mereka dianggap pewaris para nabi. Bagi umat Islam, ajaran Rasulullah yang diajarkan oleh para ulama kepada umat Islam merupakan jalan hidup. "Tidak pantas bila Basuki Tjahaja Purnama mengatakan hal tersebut di pengadilan," sambungnya.
Adapun pada sidang Selasa lalu (31/1) Ahok menuduh KH Ma'ruf Amien mendapat perintah dari Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk membantu pemenangan Agus Yudhoyono dalam Pilkada DKI Jakarta.
Atas kasus ini, kata Abdullah Syam, DPP LDII menegaskan agar semua komponen bangsa Indonesia, terutama pimpinan-pimpinan bangsa, untuk bisa menjaga ucapan dan perilaku terhadap para ulama. "Kami mengutuk mengutuk setiap tindakan yang melecehkan dan meremehkan ulama karena tidak sesuai dengan ajaran Islam dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia," tandasnya.
Sebelumnya sikap dari Gubernur DKI nonaktif itu menimbulkan reaksi dari beragam pihak, karena telah melecehkan ulama dan memposisikan KH Ma'ruf Amin sebagai terdakwa. Padahal pada sidang itu, Ma'ruf Amin merupakan saksi ahli yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Akan tetapi, atas keterangan Ma'ruf Amin ini membuat Ahok tidak menerima. Bahkan dia dan penasihat hukumnya berencena akan melaporkan Ma'ruf Amin ke polisi, jika keterangannya ulama itu bohong. (iil/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
