
Ilustrasi
JawaPos.com - Dewan Pers akan menertibkan media online abal-abal atau yang tidak berizin. Pasalnya, penyebaran media tersebut semakin menjamur di Indonesia.
"Dalam satu bulan ini, Dewan Pers akan mengumumkan media online yang terverifikasi," ujar Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/1).
Sejatinya, media massa yang sah pastinya memiliki proses berjenjang dan tentu ada penanggungjawabnya di perusahaan. Sementara, media abal-abal adalah mereka yang bukan termasuk produk jurnalistik, tidak memiliki newsroom, keahlian jurnalistik bagi wartawannya, dan dilakukan oleh individu.
Karenanya, akan ada sistem untuk mengenali media yang terverifikasi Dewan Pers nantinya. "Kita kasih logo dan QR code yang ada informasi alamat dan kontak. Kalau ada masyarakat yang terganggu bisa lapor ke Dewan Pers atau media yang bersangkutan," tegasnya.
Perlunya penertiban media massa itu sebagai persiapan menghadapi Pemilu Presiden 2019. Sebagaimana diketahui, DPR saat ini tengah membahas revisi UU Pemilu yang mengatur segala ketentuan terkait penyelenggaraan pesta rakyat Indonesia untuk memilih presidennya itu.
Media menjadi salah satu yang perlu diatur karena mereka yang menyebarkan informasi mengenai perkembangan menuju Pilpres nantinya. Khususnya dalam memberikan informasi hitung cepat atau quick count dari lembaga survei yang ada.
Dewan Pers menginginkan agar media objektif memberitakan hasil survei dengan tidak terpaku pada satu lembaga survei saja. "Dewan Pers mengatakan silahkan media mengumumkan dengan mengutip sebelas lembaga survei. Karena publik perlu tahu tapi dengan informasi yang lengkap," jelas Yosep.
Sementara itu, Dewan Pers katanya akan membuat MoU dengan Bawaslu untuk melakukan pengawasan. Sebab, Bawaslu memiliki anggota di kabupaten/kota. "Dewan Pers hanya sembilan anggota yang ada di Jakarta karena Dewan Pers tidak digaji oleh pemerintah," pungkas Yosep. (dna/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
