
Petugas Imigrasi mendata TKA ilegal asal Tiongkok di Bogor.
JawaPos.com - Masih besar masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok dikhawatirkan bakal memicu pengangguran warga Indonesia. Lapangan kerja di sektor informal saat ini mulai banyak diisi pekerja asal Tiongkok. Padahal, sangat banyak masyarakat yang bekerja di sektor tersebut.
Adapun TKA asal Tiongkok tidak hanya jadi buruh pabrik ataupun penambang emas. Bahkan ada juga yang menjadi petani cabai. Saat ini, warga Indonesia banyak yang terpaksa bekerja di luar negeri sebagai TKI atau TKW. Kerja jadi pembantu karena sulitnya mendapatkan kerja di sini.
"Belum lagi banyak juga yang disiksa majikannya di luar negeri. Kok saat ini, banyak TKA asal China, ke sini tanpa keahlian apa-apa, kerja di sini,” ujar Ketua Umum DPP Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Roem Kono, di Jakarta, Minggu (15/1).
Roem Kono mengatakan Kemenaker harus bertanggungjawab dengan munculnya persoalan tersebut. ”Kita punya Kemenaker, kok masalah seperti ini tidak bisa diurus. Tidak bisa mengawasi. Masalah pekerja asing ilegal, bukan hanya tugas imigrasi saja, tapi juga Menteri Tenaga Kerja," katanya diberitakan INDOPOS (Jawa Pos Group).
"Saya tidak menolak TKA, asalkan hal itu sepanjang untuk kepentingan bangsa kita. Jangan asal TKA, apalagi yang masuk membawa paham ke kiri-kirian,” tukasnya.
Lebih lanjut Roem Kono mengatakan, MKGR lahir 57 tahun lalu, untuk mempertahankan Pancasila. Yakni disaat kondisi munculnya paham ke kiri-kiran. Dan kesenjangan ekonomi yang tinggi. ”Kalau ada siapapun yang membawa paham yang tidak sesuai Pancasila, kami tolak,” ujarnya.
Lanjut Roem Kono, pihaknya bersama-sama pemerintah juga akan ikut membangun bangsa. Saat ini, menurutnya, kebijakan pemerintah sangat berpihak kepada rakyat kecil. Pembangunan-pembangunan infrastruktur dilakukan hingga pedesaan. (dai/yuz/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
