Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 September 2025 | 23.07 WIB

Mengenal Santo Carlo Acutis: Santo dari Generasi Milenial Pertama dan Pelindung Internet

Lukisan protret Santo Carlo Acutis (Dok. lfparish)

JawaPos.com - Gereja Katolik mengakui adanya orang-orang suci yang disebut santo atau santa, dan mereka menjadi pelindung gereja dan umat-umatnya. Biasanya mereka adalah orang-orang bersejarah, seperti misioner, penyebar agama, dan martir. Namun, bukan berarti sosok dari dunia modern tidak dapat menjadi orang suci.

Biasanya mereka adalah orang-orang yang telah bergabung dengan gereja, menjadi pastor, biarawan atau biarawati. Namun, ada pula orang-orang awam yang memiliki peran besar terhadap gereja, sehingga gereja mengingat dan mengenang mereka selamanya. 

Seperti Santo Carlo Acutis, santo dari generasi milenial pertama dan menjadi pelindung internet. 

Kehidupan awal

Dilansir dari Ensiklopedia Britannica, Carlo Acutis lahir di London, Inggris, pada 3 Mei 1991. Orang tuanya adalah orang keturunan Italia, ayahnya Andrea Acutis, dan ibunya Antonia Salzano Acutis. 

Ayahnya bekerja sebagai pemimpin perusahaan asuransi Vittoria Assicurazioni SpA, dan sebelumnya adalah salah satu eksekutif di sebuah bank di London. Beberapa bulan setelah Carlo lahir, orang tuanya membawa Carlo pindah ke Milan, Italia. 

Kedua orang tuanya bukanlah penganut agama Katolik yang taat sebelum Carlo lahir. Bahkan ibunya sempat menyatakan bahwa ia juga hanya mengikuti misa beberapa kali saja. 

Namun, Carlo sangat tertarik terhadap ajaran Katolik sejak muda. Ia rajin berdoa rosario dan menghadiri misa, bahkan setelah mendapatkan komuni pertamanya di usia 7 tahun, ia mengikuti misa setiap hari. 

Carlo juga sering meminta orang tuanya untuk membawanya mengunjungi tempat-tempat kelahiran banyak santo-santa, serta lokasi-lokasi keajaiban ekaristi. 

Dilansir dari Church of the Little Flowers, salah satu pastor pendukung kanonisasi Carlo mengatakan bahwa Carlo berhasil mengajak orang tua dan keluarganya ke gereja setiap hari. 

Carlo sejak kecil memiliki empati yang sangat besar dan sering membela teman-temannya, terutama dengan disabilitas, dari perundungan. Ia juga lebih suka mendonasikan uangnya ke orang-orang yang membutuhkan. 

Ia juga suka membantu para manula, orang-orang disabilitas dan orang-orang pengungsi di sekitarnya. Ia juga menjadi inspirasi bagi orang tuanya untuk menjadi umat Katolik yang baik. 

Meneliti santo-santa 

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore