
Photo
JawaPos.com - Lokasi hilangnya helikopter EC 130 milik PT Penerbangan Angkasa Semesta masih simpangsiur. Meskipun dugaan kuat, pesawat menghilang di sekitar kawasan perairan Danau Toba.
Informasi yang dihimpun Sumut Pos (Jawa Pos Group), helikopter berwarna abu-abu itu dikemudikan pilot Capt Teguh Mulyatno. Membawa serta tiga penumpang, yakni Nurhayanto, Sugiyanto, Frans dan seorang teknisi pesawat, Hari Poerwantono.
Pertama kali take-off dari Bandara Kualanamu International Airport (KNIA), Medan, pukul 09.30 WIB. Kemudian, tiba di Desa Siparmahan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, pada pukul 10.55 WIB.
Setelah itu, para penumpang melakukan pertemuan sekitar 60 menit berada di Desa Siparmahan. Para awak dan penumpang helikopter kembali menuju Bandara Kulanamu sekitar pukul 11.33 WIB.
Sekitar pukul 12.20 WIB, atau tiga menit sebelum landing, helikopter dilaporkan hilang kontak. Dikabarkan helikopter hilang kontak di kawasan Desa Tara Bunga, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir. Kawasan itu, merupakan kawasan perairan Danau Toba. Tepat pantai Barat Danau Toba.
Keterangan Herson, Kepala Otoritas Bandara Wilayah II Medan tidak mau menyatakan posisi persis jatuhnya helikopter buatan Perancis tersebut. Saat ini pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
"Lost contac itu apakah jatuh, mendarat darurat atau mendarat di tempat lain, kita masih menunggu jawaban itu. Dengan keterangan jelas dan resmi," katanya.
Herson juga mengatakan bahwa Basarnas Kota Medan sudah menurunkan tim. Untuk melakukan pencarian titik keberadaan Helikopter tersebut. "Basarnas sudah turun, kita tetap di posko untuk mencari informasi lebih lanjut," jelasnya.
Dia menyampaikan, helikopter EC 130 disewa pulang-pergi dengan tujuan Bandara KNIA-Samosir dan Samosir-Bandara KNIA. Helikopter itu membawa dua kru dan tiga penumpang. (gus/prn/hsn/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
