
ilustrasi
JawaPos.com- Pengalaman haji tahun ini agak kelabu untuk jemaah haji Indonesia. Mulai dari insiden crane di Masjidilharram, tenda yang roboh di Padang Arafah, tragedi Mina, terutama keterlambatan visa yang memengaruhi pemberangkatan dan pelaksanaan di Madinah.
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdu Djamil menjelaskan, agar kasus ini tak terulang, Kemenang akan bergegas melakukan evaluasi agar bisa secepatnya dirapatkan di DPR.
“Kami punya komitmen dengan DPR untuk mempercepat pembahasan penyelenggaraan ibadah haji tahun depan. Agar pelaksanaannya lebih baik dari tahun ini,” tuturnya di Makkah kemarin.
Menurut Djamil, persiapan dini sangat penting. Terlebih, kuota haji Indonesia tahun depan bertambah 20 ribu. Sehingga, total jemaah menjadi 231 ribu. Selama beberapa tahun, kuota haji Indonesia dipotong 20 persen, menjadi 155.200 jamaah.
“Dengan pembahasan dipercepat, manfaatnya tidak saja untuk memudahkan pemaketan layanan yang menjadi dasar visa e-hajj sekarang. Tapi, juga lebih mudah dalam persiapan tim kesehatan,” paparnya.
Karena itu, evaluasi dilakukan pada akhir Oktober ini. Menurut dia, begitu BPIH (biaya penyelenggaraan ibadah haji) ditetapkan, akan ditetapkan dan diumumkan siapa jemaah yang berhak melunasi. &#
“Kami tetap memprioritaskan yang belum berhaji,” ujarnya. Menurut Dirjen, pada 2015 ini, ada 98 persen jemaah yang baru pertama berangkat. Hanya 2 persen yang sudah berhaji.
Kapan BPIH akan ditetapkan? Djamil hanya menjawab secepatnya. Sebab, banyak hal yang terkait dengan penetapan ongkos haji.
“Namun, secepatnya akan kami tetapkan bersama DPR,” ujarnya. (jp/ham/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
