Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Agustus 2015 | 14.30 WIB

Film Kartun Malaysia Jiplak Karya Seniman Bali Jadi Tamparan Keras

DIKLAIM: Film kartun Malyasia yang ditayangkan salah satu TV swasta nasional dengan bahasa melayu bercerita tokoh Bangau (Cangak) dan tokoh Kepiting (Yuyu). - Image

DIKLAIM: Film kartun Malyasia yang ditayangkan salah satu TV swasta nasional dengan bahasa melayu bercerita tokoh Bangau (Cangak) dan tokoh Kepiting (Yuyu).

JawaPos.com - Praktisi Hukum Hak atas Kekayaan Intelektual I Wayan Adimawan geram mendengar klaim Malaysia terhadap sastra geguritan Sang Cangak karya seniman Bali. Karena menurutnya Malaysia sering melakukan hal serupa terhadap produk budaya Indonesia.  



“Ini merupakan tamparan keras terhadap kedaulatan Indonesia di bidang budaya. Pemerintah harus bertindak tegas, mesti berani melawan Malaysia. Dengan melayangkan protes dan ancaman,” ungkap pria yang akrab disapa Tang Adimawan ini.



Menurutnya, Bali dengan segudang karya seni dan budayanya menjadi sangat rawan terus dicuri Malaysia. Lantaran itu, Tang Adimawan meminta Gubernur Bali Made Mangku Pastika untuk segera merancang sebuah lembaga pemerintah yang membantu penyelamatan aset budaya Bali untuk melindungi hak atas kekayaan intelektual (HAKI) seniman. (Baca: Kartun Malaysia Jiplak Karya Seniman Bali, Bukti Pemerintah Gagal)



“Terkait dengan kasus Canggak ini, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mestinya segera menegur stasiun televisi yang menayangkan film kartun itu. Lalu segera diselesaikan dengan mekanisme hukum, selain protes melalui Dubes RI di Malaysia,” cetus pria asal Desa Asahduren, Jembrana ini. (don/art/rdr/mus/hsn/JPG)  

Editor: Husain
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore