
Nasir Djamil
JawaPos.com - Larangan memanjangkan jenggot, berambut panjang, dan menggunakan celana cingkrang yang dikeluarkan Badan Intelijen Negara (BIN) didukung Politikus PKS Nasir Djamil. Menurutnya, itu tidak masalah dalam rangka menegakkan disiplin suatu institusi.
"Dalam rangka menegakkan disiplin, nggak ada masalah sebenarnya. Harus diatur," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/5).
Menurutnya, mungkin saja larangan itu berlaku bagi mereka yang bertugas di kantor. Sama halnya seperti Polri. Ada yang berseragam ada pula yang memakai pakaian bebas bila bertugas di luar ruangan.
"Saya dalam artian memahami kalau kemudian ada keinginan pimpinan BIN itu untuk kemudian disiplinkan aparatnya dalam cara berpakaian," tutur Nasir.
Soal mengapa BIN baru mengeluarkan larangan tersebut saat ini, Nasir menganggap itu hanya momentum saja. Dia yakin itu tidak ada kaitannya dengan stigma bahwa orang berjenggot menganut paham radikal
"Mudah-mudahan tidak ada kaitannya ke sana. Ini murni konteks disiplin organisasi atribut pegawai," pungkas legislator daerah pemilihan Aceh itu. (dna/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
