
Ilustrasi Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. (www.istockphoto.com)
JawaPos.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menekankan bahwa kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) harus dimanfaatkan sebagai alat perlindungan manusia, bukan justru menambah ancaman baru. Ia menilai, kemajuan teknologi seharusnya menjadi solusi dalam mengatasi maraknya perdagangan manusia di ruang digital.
"Teknologi AI telah disalahgunakan menjadi pendorong utama terjadinya perdagangan manusia. Untuk itu, kita perlu memastikan bahwa AI dikembangkan dengan etis, memperhatikan hak asasi manusia, memprioritaskan pelindungan data pribadi, serta menyesuaikan dengan norma hukum dan sosial setempat," ujar Nezar di Jakarta, dikutip Kamis, (6/11).
Nezar menjelaskan bahwa praktik perdagangan manusia kini mengalami pergeseran ke ranah digital. Media sosial, situs pencari kerja daring, serta platform kencan menjadi sarana baru bagi pelaku lintas negara untuk merekrut dan mengeksploitasi korban.
"Pergeseran ini melahirkan tantangan baru bagi penegakan hukum. Volume data yang masif tidak lagi dapat ditangani dengan pendekatan manual, sehingga dibutuhkan kemampuan analisis otomatis berbasis AI," paparnya.
Lebih lanjut, Nezar menilai penerapan AI mampu mendeteksi dini aktivitas mencurigakan di dunia maya. Teknologi tersebut dapat digunakan untuk memetakan jaringan pelaku, melacak transaksi ilegal, hingga mempercepat penyusunan dokumen hukum secara otomatis.
"Langkah ini memberi peluang besar bagi sistem peradilan untuk bekerja lebih cepat, akurat, dan berkeadilan," tambahnya.
Selain itu, Wamenkomdigi juga menekankan pentingnya penerapan etika dalam pengembangan dan pemanfaatan AI. Ia menyebut, penerapan AI yang beretika merupakan bagian dari strategi nasional untuk menciptakan ruang digital yang aman, tepercaya, dan beradab.
Pendekatan ini, lanjut Nezar, memperkuat posisi Indonesia sebagai pelaku aktif dalam diplomasi digital global sekaligus mitra strategis dalam upaya memerangi kejahatan kemanusiaan lintas negara.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
