
Sony telah menghasilkan lebih dari $1,5 miliar pendapatan kotor dengan merilis game PlayStation di Steam. (Dok. wccftech)
JawaPos.com – Sony Interactive Entertainment mengumumkan akan menghentikan produksi cakram fisik untuk seluruh game baru di konsol PlayStation mulai Januari 2028. Keputusan tersebut diambil karena mayoritas konsumen kini lebih memilih membeli dan memainkan game dalam format digital.
Dalam pengumuman resmi yang disampaikan Sony Interactive Entertainment, Rabu (1/7), seluruh game baru yang dirilis setelah Januari 2028 hanya akan tersedia dalam format digital melalui PlayStation Store maupun toko ritel yang menjual kode digital.
Kebijakan tersebut tidak berlaku untuk game yang sudah dirilis atau yang masih akan meluncur dalam format cakram sebelum Januari 2028. Artinya, koleksi game fisik yang telah beredar tetap dapat digunakan seperti biasa.
Senior Director Sony Interactive Entertainment Content Communications Sid Shuman mengatakan perubahan ini merupakan respons terhadap pergeseran tren industri hiburan dan kebiasaan konsumen.
“Ini adalah arah alami bagi Sony Interactive Entertainment untuk menyesuaikan diri dengan tren konsumen, di mana preferensi terhadap media digital kini jauh melampaui cakram fisik,” ujarnya.
Menurut Shuman, transisi tersebut membuat Sony dapat lebih selaras dengan cara mayoritas komunitas PlayStation saat ini mengakses dan memainkan game.
Meski menghentikan produksi cakram fisik untuk game baru, Sony menegaskan pemain tetap memiliki pilihan tempat membeli game. Konsumen dapat memperoleh judul baru melalui PlayStation Store maupun retailer yang menyediakan versi digital.
“Kami akan terus memprioritaskan sumber daya untuk mendorong inovasi dalam cara pemain mengakses game dan memberikan pilihan mengenai tempat pembelian,” kata Shuman.
Sony juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pengalaman bermain kelas dunia bagi para pengguna PlayStation. Perusahaan menyampaikan apresiasi atas dukungan para penggemar selama ini di tengah perubahan besar menuju ekosistem game digital.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
