
Ilustrasi membaca fiksi. (Freepik)
JawaPos.com - Banyak orang merasa bersalah, bahkan minder, saat memilih novel atau buku fiksi dibanding buku fiksi.
Padahal, menurut Courtney Seiter, mantan Direktur People di Buffer.com, membaca fiksi bisa membawa manfaat luar biasa, baik untuk kesehatan mental, kreativitas, maupun kemampuan sosial kita.
Berikut 9 alasan kenapa kamu perlu (dan boleh banget!) menikmati bacaan fiksi:
1. Membaca Fiksi Melatih Empati
Fiksi adalah jendela ke dalam dunia orang lain. Saat membaca cerita, kita seolah berada di dalam kepala tokoh-tokohnya, merasakan emosinya, dilema, dan kehidupan mereka.
Penelitian menunjukkan bahwa membaca cerita fiksi mengaktifkan bagian otak yang juga digunakan untuk memahami orang lain di dunia nyata. Jadi, secara tidak langsung, kita sedang berlatih jadi pribadi yang lebih pengertian dan empatik.
2. Cara Ampuh Menurunkan Stres
Otak kita butuh istirahat, dan membaca fiksi bisa jadi salah satu cara terbaik. Dalam sebuah penelitian, hanya dengan membaca selama 6 menit saja, detak jantung melambat dan ketegangan otot turun hingga 68%.
Lebih efektif dibanding musik atau berjalan santai! Fiksi membawa kita ke dunia lain, dan dari sana kita bisa ‘reboot’ mental.
3. Ritual Tidur yang Menenangkan
Banyak tokoh sukses punya rutinitas tidur yang sehat. Joel Gascoigne, CEO Buffer, membaca fiksi setiap malam untuk memisahkan diri dari kesibukan kerja.
Tim Ferriss juga menyarankan hal yang sama: jangan baca buku nonfiksi sebelum tidur karena bisa bikin otak sibuk mikir. Fiksi, sebaliknya, menenangkan pikiran dan membuka jalan menuju tidur nyenyak.
Baca Juga: Mata Tak Bisa Bohong! Ini 7 Trik Psikologi untuk Membaca Niat Seseorang dari Bahasa Tubuhnya
4. Membantu Kita Memahami Dunia Sosial yang Rumit
Hubungan antarmanusia itu kompleks. Tapi membaca fiksi seperti ikut "latihan sosial" dalam bentuk cerita.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
