
CANTIK: Yohanes Benyamin menunjukkan cara menanam kaktus mini hias dalam pot. Disarankan pilih kaktus yang tidak mudah mati.
Jika bosan bertanam secara konvensional, merangkai kaktus mini hias bisa menjadi solusi. Pengerjaannya pun terbilang cepat dan mudah bagi pemula sekalipun. Hanya butuh waktu 15 menit.
BERTANAM menjadi salah satu hobi yang paling banyak digemari. Sebagian orang lainnya merasa hobi tersebut cukup rumit dan menyita waktu. Padahal, ada jenis tanaman yang menjadi primadona, bahkan bagi pemula. Yaitu, kaktus mini. Sebab, perawatannya terbilang mudah.
Hal tersebut telah dibuktikan Yohanes Benyamin sejak 2020. Penghobi tanaman asal Surabaya itu merangkai kaktus mini menjadi tampak indah nan estetis. Bahkan sangat cocok dijadikan pemanis ruangan. Hobi tersebut awal mula ditekuni untuk mengisi waktu luang saat pandemi. Sebab, merangkai kaktus terbilang lebih mudah dibandingkan metode lain. Misalnya, terarium. ’’Lebih aman, tidak mudah busuk,’’ terangnya.
Yohanes, sapaan akrabnya, menjelaskan, kebanyakan orang senang memilih rangkaian kaktus berukuran mini karena tampak lebih lucu dan dapat diletakkan indoor. Meski demikian, kaktus berukuran besar tetap memiliki penggemar sendiri. Biasanya kaktus tersebut diletakkan di taman tanpa mengurangi estetika. Tentunya dengan beberapa ornamen tambahan. ’’Sangat gampang dan minim perawatan,’’ ujar alumnus Universitas Kristen Petra Surabaya tersebut.
Semua jenis kaktus dapat digunakan. Tapi, dia merekomendasikan beberapa jenis seperti echinopsis, mamukaria, haworthia, dan euphorbia. Pasalnya, kaktus-kaktus itu terbilang tidak rewel dan tak mudah mati. Jangan lupa, rangkaian kaktus harus memiliki kebutuhan air yang serupa. Tujuannya, mempermudah ketika proses penyiraman. ’’Kalau berbeda-beda, dikhawatirkan ada kaktus yang rusak,’’ tuturnya Jumat (14/4) lalu.
CANTIK: Yohanes Benyamin menunjukkan cara menanam kaktus mini hias dalam pot. Disarankan pilih kaktus yang tidak mudah mati.
Komposisi pot harus diperhatikan betul supaya semakin menawan. Yang paling pertama ditentukan adalah pemilihan ukuran dan bentuk pot. Yohanes mencontohkan, pot berukuran 20 sentimeter dapat diisi 4 sampai 5 kaktus mini. Bagaimana dengan warna pot? Setiap orang memiliki selera masing-masing. Ada yang senang warna pastel nan artistik ataupun warna dasar seperti putih yang terlihat elegan. ’’Ketinggian pot menyesuaikan kebutuhan gerak akar kaktus,’’ ungkap pria 36 tahun itu.
Media tanam yang digunakan sebisanya bersifat tidak mengendapkan air terlalu lama. Dengan begitu, kebusukan kaktus setidaknya dapat diminimalkan. Yohanes lebih sering menggunakan media tanam campur, yaitu sekam bakar, pasir malang, pumice, dan perlite. Sebenarnya tidak ada acuan baku media tanam yang wajib digunakan. Bisa juga menggunakan pumice dengan pupuk. ’’Lebih baik media tanam yang porous, campuran supaya lebih bernutrisi,’’ jelas dia.
Yohanes menjabarkan, media tanam diisi hingga tiga perempat pot. Setelah itu, masukkan kaktus dan tambahkan media tanam secara berangsur-angsur sampai kaktus tertanam. Alat yang digunakan juga mudah didapatkan. Di antaranya, sekop mini atau sendok plastik serta tatakan seperti piring atau wadah lain. ’’Sehingga waktu proses penataan tidak semrawut. Kalau sudah biasa, cuma butuh 15 menit 1 pot,’’ sebutnya.
Penataan kaktus turut diperhatikan betul agar tampak pas saat dipandang. Misalnya, kaktus yang lebih tinggi diletakkan di bagian belakang atau pinggiran pot. Sementara, kaktus berukuran pendek dapat diletakkan di area depan. Setelah itu, bagian atas media tanam bisa diberi batu hias akuarium atau aksesori boneka berukuran kecil. ’’Buat pemanis supaya media tanam tidak langsung terlihat. Batu bisa ditata lebih rapi,’’ paparnya.
CANTIK: Yohanes Benyamin menunjukkan cara menanam kaktus mini hias dalam pot. Disarankan pilih kaktus yang tidak mudah mati.
Jika telah siap, kaktus hias dapat diletakkan di outdoor dan indoor. Namun, jika di dalam ruangan, sirkulasi udaranya harus baik. Serta, berada di posisi ideal mendapatkan sinar matahari. Fungsinya, kebutuhan fotosintesis kaktus terpenuhi. Alternatif lain, andai kata tak bisa melakukan hal tersebut, kaktus rutin dijemur di terik matahari selama dua jam sepekan dua kali. ’’Tidak disarankan di ruangan ber-AC karena tidak terlalu tahan,’’ ungkap dia.
Tak usah khawatir harus rutin menyiram tanaman tersebut. Penyiraman hanya perlu dua kali setiap pekan. Tapi, yang harus dicermati, jangan sampai terlalu basah. Salah-salah, kaktus menjadi busuk berujung kematian. Alumnus SMA Petra 4 Surabaya itu juga menyarankan memakai pot dengan lubang. Fungsinya, air langsung mengalir keluar dan tak menggenang di media tanam. ’’Kalau musim hujan, cukup disiram sekali saja,’’ katanya.
Kaktus mini hias itu juga tak terlalu membutuhkan nutrisi tambahan. Sebab, pada dasarnya kaktus hidup di kondisi tandus dan minim nutrisi. Namun, nutrisi tetap bisa diberikan jika ingin tampak lebih subur dan sehat. Yaitu, mencampur 1 sendok makan vitamin B1 dengan 5 liter air. Campuran tersebut tak harus diberikan terpisah, dapat bersamaan dengan waktu penyiraman.
Tidak berarti kaktus tersebut tak bisa terjangkit penyakit. Hama kutu putih yang paling umum muncul. Hal itu harus segera diatasi dengan cara membersihkan tanaman dengan menggunakan sikat gigi halus secara perlahan. Serta, memakai busa dari sabun cuci piring. Setelah itu, dapat disemprotkan insektisida dan fungisida. ’’Semakin cepat diatasi semakin baik," tegasnya. (dho/c7/ai)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
