
Photo
JawaPos.com - Pekan lalu, pesepakbola Manchester United Mason Greenwood dituduh melakukan pemerkosaan dan penyerangan oleh seorang wanita di Instagram. Setelah itu, dia ditangkap oleh kepolisian di Manchester.
Hasil penyelidikan sementara mengungkapkan bahwa Greenwood dicurigai melakukan penyerangan seksual dan membuat ancaman untuk membunuh. Menurut BBC, polisi mengatakan hakim telah memberikan perpanjangan waktu untuk menahannya.
Menyusul setelahnya, Manchester United (MU) memberikan pernyataan, Greenwood tidak akan bermain untuk klub sampai pemberitahuan lebih lanjut. Dan kini, pengembang game Electronic Arts (EA) telah merilis pernyataan yang mengumumkan bahwa Greenwood telah dikeluarkan dari game FIFA 22.
Dikutip dari PC Gamer, Jumat (4/2), menyusul keputusan tersebut, Greenwood tidak akan lagi muncul dalam regu aktif. Greenwood telah dikeluarkan dari FIFA Ultimate Team paket dan Ultimate Draft.
Namun, semua simpanan yang sudah ada sebelumnya dalam Career Mode dengan pemain akan tetap ada, meski ia tidak dapat dipilih. "Mason Greenwood telah dikeluarkan dari skuad aktif di FIFA 22 dan juga telah diskors dalam paket FIFA Ultimate Team (FUT) dan Ultimate Draft," kata juru bicara EA Sports, dikutip dari Mirror.
Selain FIFA 22, Nike juga memutuskan hubungan dengan Greenwood. Perusahaan alat dan pakaian olah raga itu mengaku prihatin dan bakal terus memantau situasi Greenwood.
Tahun lalu, pemain Benjamin Mendy juga dikeluarkan dari FIFA 22 menyusul tuduhan pemerkosaan, tetapi kartu FUT yang memuat kemiripannya tetap ada. EA Sports menghapus Benjamin Mendy di FIFA 22 pada September 2021 atas tuduhan pemerkosaan dan kekerasan seksual.
EA sendidi menggunakan istilah "suspensi" pada dihapusnya karakter Greenwood dari game FIFA 22. Apakah karakternya akan kembali dapat dimainkan nantinya, semua tergantung hasil dari penyelidikan kasus ini.
Greenwood pada Rabu (2/2) waktu setempat sudah dibebaskan dengan jaminan, usai tuduhan kekerasan dan percobaan pemerkosaan pada kekasihnya, Harriet Robson. Sebelumnya, penyerang berusia 20 tahun itu ditangkap setelah Robson mengungkapkan penganiayaan Greenwood dengan menunjukkan foto dirinya babak belur di media sosial, Minggu (30/1).
Kepolisian Manchester kemudian menangkap Greenwood atas dugaan tersebut pada Selasa. MU juga bertindak dengan menyatakan sang pemain tidak akan kembali berlatih atau bertanding pemberitahuan lebih lanjut.
"Kami tidak memaafkan kekerasan dalam bentuk apa pun. Kami tidak akan membuat komentar lebih lanjut sampai fakta telah terungkap," tulis keterangan resmi MU.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
