
FUN BIKE: Empat anggota Galz Bike, (dari kiri) Dini Hariani, Caroline Haryono, Gita Orlin, dan Chandra Dwina Taurisia, dijumpai setelah bersepeda. (Alfian Rizal/Jawa Pos)
Lebih dari tujuh bulan di rumah saja membuat geng Gita Orlin punya kegiatan baru. Biasanya arisan. Kini sepedaan.
---
Sepeda lipat (seli) menjadi sepeda pilihan Galz Bike. Setiap weekend, geng sepedaan yang terdiri atas 10 orang itu kini rutin gowes di perumahan sekitar rumah mereka. Misalnya, yang terlihat di kawasan rumah Gita Orlin di Citra Garden, Sidoarjo. Bersama Chandra Dwina Taurisia, Caroline Haryono, dan Dini Hariani, Gita mengajak Galz Bike yang bisa berkumpul saat itu untuk keliling kompleks perumahannya.
Seperti namanya, geng sepedaan itu hanya berisi cewek-cewek. Bersepeda menjadi salah satu cara mereka untuk mengisi waktu luang dan mengusir kejenuhan akibat pandemi. ”Rute kami emang bukan yang jauh-jauh seperti pro. Kami selama ini cuma keliling Sidoarjo. Kadang, kalau di Surabaya, di sekitar Taman Apsari. Itu pun selinya kami masukin mobil, baru gowes di sana,” cerita Gita.
Mereka biasa gowes hingga 15–20 kilometer. Bagi mereka yang memang masih baru di dunia tersebut, yang penting adalah menggerakkan tubuh dulu. ”Tapi, kami memang gowes minimal 15 kilometer. Kalau nggak segitu, nggak akan ada efek ke tubuh,” katanya.
Fashion designer itu bercerita, awalnya mereka tidak berniat membentuk geng sepedaan. Namun, saat seli booming lagi, teman yang memang biasa ngumpul bareng untuk arisan itu ternyata juga mengikuti tren beli sepeda.
Karena baru belajar untuk mengenal sepedaan lagi, mereka akhirnya memutuskan membentuk geng sendiri. Mereka berempat saat ditemui Jumat (2/10) kompak menyatakan bahwa belum ada niatan untuk masuk ke komunitas sepeda yang sudah lebih lama terjun di dunia tersebut. ”Takut nanti obrolan kami nggak sefrekuensi. Jadi, kami coba dulu sama temen-temen lama yang memang sudah nyambung,” ujarnya.
Namun, setelah sedikit demi sedikit rutin bersepeda pada akhir pekan, mereka pun mulai merasakan hal berbeda. Mulai merasa kurusan, tidur lebih pulas, imunitas lebih meningkat, sampai badan terasa lebih fit. ”Kalau nggak sempet ngeluarin sepeda, biasanya saya bakal main sepeda statis di dalem rumah dan masih pakai daster. Kayak ada yang kurang kalau belum sepedaan,” ucap Dini.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
