Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 September 2020 | 00.48 WIB

Bersepeda pun Jadi Kegiatan Sosial bagi Jonathan Reynolds

Jonathan Reynolds. (Robertus Risky/Jawa Pos) - Image

Jonathan Reynolds. (Robertus Risky/Jawa Pos)

Kebiasaan bersepeda dimulai Jonathan Reynolds sejak kecil. Bahkan, dia tidak ingat persisnya mulai hobi gowes. Ketika menjadi general manager (GM) di hotel di berbagai negara, dia tetap gemar bersepeda.

---

Tepat pukul 06.00 setiap hari kerja, Reynolds sudah siap dengan sepedanya. Rutinitas paginya dimulai dengan bersepeda ke kantor. Dari rumahnya di kawasan CitraLand, Reynolds berangkat menuju Shangri-La Hotel Surabaya tempatnya bekerja. Rute perumahan yang masih sepi pada pagi hari menjadi obat penenang tersendiri. ”Saya juga melewati perumahan Graha Famili. Saya suka sekali pepohonan yang rimbun di sana,” ungkapnya.

Tak jarang, Reynolds bertemu dengan pesepeda lain. Bedanya, kebanyakan di antara mereka hanya berolahraga dan kembali ke rumah. Lantas berangkat ke kantor naik kendaraan bermotor. ”Bertemu pesepeda lain juga menarik bagi saya. Kadang mereka sendiri, kadang bersama komunitas,” ucapnya.

Tidak butuh waktu lebih dari 30 menit, Reynolds sudah sampai di kantor. Biasanya, dia cuma butuh waktu 15 menit untuk berganti pakaian, rehat sejenak, dan mengecek beberapa pesan elektronik di akunnya. ”Just to cool down. A perfect way to start the day,” tuturnya.

Kebiasaannya bersepeda ke kantor sebenarnya dijalani sejak bekerja di luar negeri. Bersepeda dilakukan Reynolds sejak kecil. ”Ayahku juga pesepeda. Jadi, aku menirunya,” ujarnya.

Setelah mencoba suasana bersepeda di beberapa negara, Reynolds merasakan keistimewaan Indonesia. Bersepeda di sini adalah acara sosial. Dia sesekali ikut rombongan pegawainya pada akhir pekan. ”Mereka rutin berkumpul, bersepeda bersama. Sometimes I feel I hold them back,” katanya, lantas terkekeh.

Sisi sosial dalam bersepeda bukan cuma kebersamaan di jalanan. Alumnus Gloucestershire University itu ”diseret” rekan kerja dan kawan komunitasnya untuk berhenti sejenak dan icip-icip kuliner Surabaya. Bersama rombongan, Reynolds juga menjajal banyak rute baru. Salah satu rute favoritnya adalah arah Gresik. ”Suasananya begitu berbeda dengan kota metropolitan,” lanjutnya.


Kebersamaan itu terasa sangat berbeda bagi Reynolds. Kebiasaan bersepeda di Eropa terfokus pada kegiatan setiap individu. ”In here, cycling is very social,” tegasnya.

Reynolds dan rekan kerjanya di Shangri-La Hotel punya agenda tahunan. Tahun lalu mereka bersepeda ke Pekalongan. Pekan lalu, mereka gowes 15 kilometer menuju pesisir Surabaya. ”Kami merayakan Minggu Kesehatan Dunia dan Hari Pembersihan Pesisir Internasional,” jelasnya saat ditemui Sabtu (19/9). Setelah bersepeda 15 km, mereka melakukan pembersihan pantai dan kampanye tentang sampah plastik.

---

GAYA HIDUP SEHAT ALA JONATHAN REYNOLDS

  • Bersepeda ke kantor setiap pagi.

  • Bersepeda jarak jauh saat akhir pekan.

  • Lari 1–2 kali seminggu.

  • Selingi dengan nge-gym.

  • Pola makan seimbang tanpa pantangan.


Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=IlHRV6mZ-Io

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore