
Photo
JawaPos.com - Game bergenre RPG atau simulasi bikinan pengembang game lokal asal Bandung, Agate yakni Valthirian Arc: Hero School Story dipastikan bakal hadir di Asia Tenggara dan Indonesia pada tahun ini untuk konsol game PlayStation 4 (PS4). Sejak dirilis Oktober 2018 lalu, game yang juga bisa dimainkan platfom lain semisal Nintendo Switch dan PC via streaming Steam ini fokus pada wilayah luar Asia Tenggara dan menggunakan bahasa pengantar bahasa Inggris.
Kali ini, Agate akan membawa game tersebut ke Asia Tenggara yang termasuk Indonesia bersama SCRYsoft. "Agate dengan senang hati mengumumkan bahwa Valthirian Arc: Hero School Story akan rilis pada konsol PlayStation 4 versi fisik dan digital di Asia Tenggara pada 24 Maret 2020," jelas Agate dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com.
Game Valthirian Arc: Hero School Story dikembangkan oleh Agate, pengembang game dari Indonesia. Game ini adalah game konsol pertama dari Agate dan langsung go internasional.
Game ini ketika masuk di Indonesia nantinya juga akan membawa bahasa pengantar bahasa Indonesia. Hal tersebut untuk memudahkan pemainnya dalam menyelesaikan banyak misi di dalamnya mengingat sebelumnya game ini hanya dirilis dalam bahasa Inggris.
Bicara gameplay, dalam game Valthirian Arc: Hero School Story, kamu akan menjadi kepala sekolah di akademi ksatria. Pemain akan mengemban tugas sebagai pendidik untuk mendidik, melatih, dan meluluskan sebanyak-banyaknya ksatria agar akademi tersebut terus berkembang.
Disebutkan bahwa gamer akan ditantang untuk memaksimalkan semua sumber daya yang terkumpul untuk mendirikan fasilitas, memperbesar area akademi, dan mendidik calon-calon ksatria dan bahkan melindungi Valthiria dari ancaman buruk yang tampak bakal mendekat.
Photo
Ilustrasi: Gameplay Valthirian Arc: Hero School Story. (Istimewa).
Misi terbesar pemain adalah mengelola akademi untuk melatih dan menemukan para Pahlawan Legendaris berikutnya. Dari membimbing siswa, gamer secara langsung pada kegiatan sehari-hari hingga merencanakan peta ekspansi akademi, setiap keputusan yang gamer ambil adalah satu langkah menuju petualangan lain yang lebih besar.
Dalam game, rencana pengembangan yang matang sangatlah penting. Pemain perlu memastikan para siswa mereka belajar dari lingkungan yang terbaik. Pemain perlu merencanakan sumber daya pembangunan fasilitas baru dan peningkatan yang konstan.
Dari waktu ke waktu, para siswa nantinya dapat dikerahkan untuk menjalankan misi atau misi sampingan, yang menambahkan pandangan holistik ke kisah latar belakang dunia Valthirian, di samping hadiah yang diberikan dalam misi tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
