
Ilustrasi tanah pot dan tanah kebun. (Freepik)
JawaPos.com – Tanah pot dan tanah kebun memiliki karakteristik berbeda yang jika digunakan secara tidak tepat dapat menyebabkan tanaman tidak berkembang bahkan mati.
Tanah pot adalah media tanam ringan yang dirancang khusus untuk tanaman dalam wadah agar memiliki drainase dan sirkulasi udara optimal.
Pemilihan jenis tanah yang sesuai membantu mempertahankan kesehatan tanaman dan menghindari kerusakan akibat media tanam yang tidak cocok.
Berikut perbedaan tanah pot dan tanah kebun yang perlu diketahui agar tanaman tidak cepat rusak atau mati dilansir dari laman Thespruce, Senin (2/6):
1. Kandungan Tanah Pot Berbeda
Tanah pot tersusun dari bahan ringan seperti peat moss, sabut kelapa, perlite, dan kompos. Struktur ini mendukung sirkulasi udara dan mencegah kelebihan air.
Kandungan tersebut membuatnya cocok untuk wadah dengan drainase terbatas. Media ini menjaga akar tetap sehat dan tidak membusuk.
2. Tanah Kebun Bersifat Berat
Tanah kebun mengandung tanah lapisan atas, kompos, dan pupuk kandang. Jenis ini mampu menyimpan lebih banyak air dan nutrisi.
Cocok digunakan di lahan terbuka yang memerlukan kelembaban lebih lama. Beratnya tidak ideal untuk pot karena bisa menyumbat sistem drainase.
3. Penggunaan Harus Disesuaikan
Tanah pot digunakan untuk menanam dalam pot seperti kotak jendela, pot plastik, atau tong bekas. Tanah kebun digunakan untuk memperbaiki struktur tanah asli di kebun terbuka.
Pemakaian yang tidak sesuai membuat tanaman mudah stres atau bahkan mati. Menyesuaikan jenis tanah dengan lingkungan tanam sangat penting.
4. Campuran Pot Tidak Mengandung Tanah
Campuran pot adalah versi steril dari tanah pot tanpa unsur tanah sama sekali. Cocok untuk menyemai benih karena menghindari kontaminasi mikroba.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
