Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Maret 2025 | 05.30 WIB

Review CrossCode: RPG Bernuansa Dunia Virtual dengan Kombat dan Puzzle yang Menantang

Game CrossCode. (screenrant.com) - Image

Game CrossCode. (screenrant.com)

JawaPos.com – Beberapa film dan game sering menampilkan konsep dunia virtual yang memungkinkan seseorang masuk ke dalamnya. Salah satunya adalah film Ready Player One, di mana banyak penggemar terpikat oleh dunia online masif OASIS yang menawarkan kebebasan hampir tanpa batas bagi pemain untuk mengeksplorasi, melakukan apa saja, dan menjadi siapa saja. Hingga kini, masih banyak game maupun film yang menghadirkan unsur dunia virtual yang menarik untuk dijelajahi.

Mengutip screenrant.com, salah satu game yang mengusung cerita tentang dunia virtual adalah CrossCode, yang berlatar di MMORPG fiksi bernama CrossWorlds. Dalam game ini, pemain mengikuti kisah Lea, seorang wanita muda bisu yang terjebak di dunia virtual tanpa ingatan tentang masa lalunya. Dengan bimbingan seorang programmer misterius bernama Sergei, Lea berusaha mengungkap identitasnya sembari menjelajahi dunia yang penuh teka-teki dan pertempuran seru.

Di awal permainan, mungkin sulit untuk benar-benar terlibat dalam ceritanya, mengingat betapa sedikitnya informasi yang diberikan kepada pemain tentang latar dan karakter. Tidak lama setelah memulai, CrossCode justru membanjiri pemain dengan banyak informasi tambahan, yang terkadang bisa terasa berlebihan dan membuat sulit untuk memahami semua detail yang relevan.

Walaupun begitu, bukan berarti cerita tersebut tidak dapat dipahami. Lagipula, mungkin lebih mudah tidak terlalu fokus terhadap alur cerita utama dan fokus kepada Lea. Lea adalah protagonis yang menggemaskan, mampu menampilkan ekspresi dan daya tariknya meskipun kehilangan kemampuannya berbicara.

Beberapa momen terbaik dari game ini muncul saat melihatnya berusaha menjalin pertemanan dengan pemain CrossWorlds lain. Seiring berjalannya permainan, Sergei secara perlahan menambahkan lebih banyak kata ke dalam kosakata Lea, memberikan rasa progresi dalam dialog yang selaras dengan kemajuan yang dicapai pemain dalam menguasai permainan.

Dunia CrossCode

CrossCode adalah Role-Playing Game (RPG) yang mengejutkan lewat kedalaman dan kompleksitasnya. Lea memiliki peran sebagai Spheromancer, yang memungkinkannya melempar bola ke target. Selain untuk menyerang, mekanik ini juga digunakan untuk memecahkan teka-teki.

Banyak sekali teka-teki yang akan muncul di game ini. Teka-teki tersebut dilakukan dengan hal-hal seperti mendorong balok, memantulkan bola, menyalakan dan mematikan saklar, dan lain-lain. Teka-teki dalam game ini dirancang dengan baik, cukup intuitif, namun tetap menantang.

Perbedaan ketinggian juga menjadi tantangan yang berat dalam game ini, baik dalam teka-teki maupun navigasi. CrossCode menggunakan sudut pandang atas seperti game Zelda klasik, tetapi platforming sering kali sulit karena sulitnya membedakan ketinggian daratan.

Sistem Pertarungan

Sistem pertarungan dalam CrossCode merupakan sistem yang sangat dalam dan memuaskan. Lea memiliki mode serangan jarak jauh dan juga jarak dekat, selain itu juga bisa menghindar atau menahan serangan musuh. Selain itu, Lea juga dapat menggunakan kekuatan spesial memakai bar SP-nya.

Seiring permainan, Lea juga membuka empat bentuk elemen yang dapat diganti dengan cepat yakni Es, Api, Listrik, dan Gelombang. Tiap elemen memiliki kelebihannya sendiri, selain itu tiap musuh juga memiliki kelemahan atau ketahanan terhadap suatu elemen, membuat pemain harus bisa menentukan elemen apa yang tepat digunakan ketika bermain.

Sayangnya, variasi musuh di dunia terbuka cukup terbatas, membuat eksplorasi terasa repetitif. Quest sampingan tersebar di mana-mana, tetapi banyak yang hanya berupa misi pengumpulan atau pembasmian musuh.

Meski demikian, desain dungeon yang luar biasa menutupi kekurangan ini. Setiap dungeon menghadirkan teka-teki cerdas, pertarungan seru, dan bos raksasa yang menantang.

Pertarungan melawan bos merupakan salah satu hal yang paling seru di game ini. Tiap bos memiliki gimmick-nya masing-masing, ada misi kecil yang harus kamu selesaikan sebelum bisa menyerang mereka secara efektif. Misalnya, beberapa bos memiliki perisai yang hanya bisa dihancurkan dengan serangan elemen tertentu, sementara yang lain mengharuskan pemain menyelesaikan teka-teki di tengah pertarungan.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore