
Ilustrasi hewan peliharaan. (www.freepik.com)
JawaPos.com–Para pemilik hewan belum tentu mau meninggalkan anabul-anabul mereka sendirian di rumah atau penitipan hewan. Entah karena kasihan atau khawatir kondisi anabul mereka tanpa pengawasan langsung. Karena itu, banyak pemilik membawa hewan peliharaan mereka pergi berlibur.
Tapi, untuk para pemula pemilik hewan, melakukan liburan jauh bersama peliharaan butuh pengetahuan dasar. Dilansir dari ASPCA, melakukan perjalanan lama dapat menjadi sesuatu yang melelahkan bagi hewan peliharaan. Dan apabila hewan peliharaan mengalami stres, liburan menyenangkan yang direncanakan dapat menjadi mimpi buruk.
Sebelum merencanakan perjalanan liburan, National Geographic menyarankan untuk memeriksakan kondisi hewan peliharaan untuk memastikan mereka sehat. Setelah memeriksakan mereka ke dokter hewan, para pemilik hewan juga harus benar-benar mengetahui sifat dan sikap hewan mereka terhadap ide ini.
Kita dapat memulainya dengan mencari tahu apakah mereka menyukai berada di dalam tas atau kandang dalam waktu yang lama. Lalu kita juga harus mencari tahu apakah hewan peliharaan kita menyukai ruang terbuka, dan bertemu orang-orang atau berada di lingkungan baru.
Perjalanan udara
Terdapat beberapa maskapai udara yang memperbolehkan hewan peliharaan masuk ke kabin dan duduk bersama pemilik mereka. Hal ini harus diketahui sebelum memesan tiket pesawat.
Ada pula maskapai yang hanya memperbolehkan hewan berukuran kecil masuk ke kabin. Lalu hewan besar akan masuk ke bagasi.
Sangat disarankan pula untuk tidak melakukan perjalanan udara yang memerlukan transit, terutama untuk hewan yang masuk ke bagasi. Hal ini akan mengurangi resiko tertinggal di bandara koneksi atau terjadi salah penanganan oleh petugas.
Kandang yang digunakan juga merupakan kandang yang telah disertifikasi atau melewati uji coba keamanan. Selain itu, ukurannya juga harus cukup besar untuk hewan peliharaan kita berdiri, duduk, tiduran, dan mengganti posisi mereka di dalamnya.
Siapkan makanan kering dan air di dalam kandang agar hewan peliharaan kita tidak merasa lapar atau haus. Usahakan untuk terus menginformasikan pada setiap personel maskapai yang dipilih bahwa Anda melakukan perjalanan dengan hewan di dalam kargo, sebelum perjalanan dan saat di bandara.
Dengan begitu, mereka akan lebih terinformasikan mengenai barang-barang yang akan masuk ke dalam bagasi pesawat mereka. Apabila terjadi keterlambatan, atau merasa khawatir, mintalah kesempatan untuk memeriksa hewan peliharaan di kargo kepada personel di waktu-waktu yang memungkinkan.
Perjalanan darat
Transportasi darat paling ramah hewan peliharaan di Indonesia saat ini adalah mobil pribadi. Walaupun begitu, dilansir dari Spruce Pets, hewan pembantu atau penolong biasanya diperbolehkan pada hampir setiap transportasi umum.
Dengan menggunakan mobil pribadi, kita dapat lebih dekat dengan hewan peliharaan kita dan dapat mengatur jadwal sendiri dengan lebih mudah. Walaupun begitu, kita masih perlu mempersiapkan hewan peliharaan kita untuk perjalanan panjang. Seperti tempat tidur atau kanopi pengaman bagi hewan di dalam mobil, serta gawai-gawai lain yang dapat membantu mereka merasa lebih nyaman.
Disarankan pula untuk membawa kartu vaksin atau kartu dokter yang mencatat hasil pemeriksaan hewan pada tiap jadwal yang ditentukan. Apabila hewan peliharaan kita akan menghabiskan perjalanan ini di dalam kandang, pilih kandang yang aman dan memiliki ventilasi yang baik.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
