
Sinopsis dan review seri Hakumei and Mikochi karya Takuto Kashiki.
JawaPos.com - Dunia ini dipenuhi oleh hal-hal aneh yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang atau bahkan diteliti oleh sains.
Dan dari hal-hal aneh itu masyarakat kita memiliki berbagai cerita legenda, mitos dan dongeng yang dipenuhi oleh makhluk-makhluk aneh pula. Namun, bagi dunia orang-orang kerdil ini itu semua tidak aneh.
Hakumei and Mikochi, atau dengan judul versi lain, Tiny Little Life in the Woods karya Takuto Kashiki ini menceritakan sebuah dunia fantasi dimana orang-orangnya hanya setinggi sembilan sentimeter saja. Dan mereka semua tinggal di dalam hutan.
Tidak hanya itu, kebanyakan hewan dan serangga di dunia ini dapat berbicara dengan penduduk kerdil. Bahkan mereka juga berperan dalam komunitas mereka.
Tiap makhluk yang dapat berpikir dan berbicara memiliki pekerjaan atau peran untuk membantu penduduk desa atau kota kecil bernama Makinata di tengah hutan ini.
Kita akan melihat bagaimana para penduduk desa kecil ini menghabiskan keseharian mereka melalui sudut pandang dua tokoh utama kita, Hakumei dan Mikochi.
Hakumei dan Mikochi adalah dua sahabat karib yang tinggal bersama dalam satu rumah pohon. Hakumei bekerja sebagai pengrajin yang sangat handal, dan Mikochi adalah koki yang juga sering membantu toko-toko lain menjual produk-produk mereka berkat lidahnya yang tajam.
Hakumei bukan berasal dari Makinata, tapi dari desa kecil yang jauh. Ia berkelana sebagai ujian tanda kedewasaannya, lalu memutuskan untuk menetap di Makinata dengan Mikochi.
Dari Hakumei dan Mikochi kita dapat melihat bagaimana orang-orang kerdil ini bekerja dan menghabiskan keseharian mereka di dunia yang belum memiliki listrik dan dunia industri.
Mereka harus membuat pakaian mereka sendiri dari nol, menggunakan daun sebagai payung, melakukan perjalanan dengan berjalan kaki atau transportasi umum yang ditarik oleh hewan, dan lain-lain.
Kita juga akan bertemu dengan teman-teman Hakumei dan Mikochi yang tinggal di Makinata, seperti Konju si penyanyi, Sen si ilmuwan, dan Iwashi pengrajin yang mempekerjakan Hakumei.
Manga ini sudah berjalan sejak 2011 dengan bantuan Penerbitan Enterbrain, sekarang terhitung ada 12 volume.
Manga ini juga sudah diterjemahkan ke bahasa inggris melalui Penerbitan Yen Press, dan volume pertamanya dipublikasikan pada 2018.
Bersamaan dengan dirilisnya manga versi bahasa inggris, seri ini mendapatkan adaptasi animenya pada Januari 2018 dengan jumlah 12 episode.
Karena seri ini memiliki genre slice of life, seri ini mungkin akan terasa lambat bagi beberapa orang. Karena tidak hanya memiliki satu plot, pada tiap episode atau bab kita akan melihat cerita-cerita baru mengenai kehidupan Hakumei dan Mikochi.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
