Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 Maret 2026, 05.39 WIB

72 Ribu Personel Disiagakan, Kapolri Pastikan Malam Takbiran Kondusif

Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat mengecek malam Takbiran secara virtual di Sumatera Utara. (Mabes Polri) - Image

Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat mengecek malam Takbiran secara virtual di Sumatera Utara. (Mabes Polri)

JawaPos.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memantau langsung pengamanan malam takbiran Idulfitri 2026 dari Pos Terpadu Lapangan Merdeka Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Jumat (20/3/2026) malam.

Monitoring dilakukan bersama para pemangku kepentingan untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan Idulfitri berjalan aman dan kondusif di seluruh Indonesia.

Kapolri melakukan pemantauan secara virtual terhadap kondisi pengamanan di berbagai daerah. Ia menegaskan bahwa malam takbiran hingga pelaksanaan Salat Id harus mendapat pengamanan maksimal dari seluruh jajaran.

“Mungkin ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan bahwa malam ini sampai dengan besok tentunya kita melaksanakan rangkaian kegiatan. Yang pertama adalah kegiatan takbir keliling yang tentunya dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia yang harus kita amankan dan ini melibatkan pengamanan kurang lebih 72.016 lebih personel,” kata Sigit.

Selain pengamanan takbir keliling, Kapolri juga menginstruksikan agar seluruh personel memberikan pelayanan optimal saat pelaksanaan Salat Idulfitri. Kegiatan keagamaan tersebut akan digelar serentak di seluruh wilayah Indonesia.

“Dan juga besok akan dilaksanakan kegiatan Salat Id yang juga harus dilaksanakan di seluruh wilayah di Indonesia. Dan pasca-itu kemudian tentunya akan ada kegiatan tradisi halal bihalal dan juga kegiatan-kegiatan lanjutan yang tentunya harus kita amankan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kapolri menyampaikan bahwa jajaran kepolisian juga telah bersiap menghadapi arus balik Lebaran. Puncak arus balik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 24-25 Maret dan 28-29 Maret 2026.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, berbagai strategi rekayasa lalu lintas telah disiapkan. Mulai dari penerapan sistem ganjil-genap, contraflow, hingga one way baik skala lokal maupun nasional.

“Kemudian berbagai upaya tentunya telah dilakukan mulai dari bagaimana mengatur ganjil-genap, kemudian contraflow, dilanjutkan one way lokal maupun one way nasional. Semua dilakukan untuk mengurai potensi-potensi kemacetan yang ada,” jelasnya.

Kapolri juga memaparkan capaian positif selama arus mudik Lebaran tahun ini. Ia menyebut angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan sebesar 3,23 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Tak hanya itu, angka fatalitas atau korban meninggal dunia juga turun signifikan hingga 24,61 persen dibandingkan Operasi Ketupat 2025.

“Oleh karena itu tentunya saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat pemudik,” ucap Sigit.

Meski demikian, Kapolri tetap mengingatkan masyarakat untuk terus mengutamakan keselamatan selama perjalanan, khususnya menjelang arus balik.

Ia meminta pemudik tidak memaksakan diri saat kelelahan dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan di sepanjang jalur mudik.

“Kita tetap berpesan tolong hati-hati di jalan, manfaatkan rest area, manfaatkan pos-pos terpadu yang bisa digunakan untuk beristirahat dan jangan buru-buru untuk cepat sampai namun kemudian membahayakan keselamatan diri maupun keselamatan pengguna jalan yang lain,” tutupnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore