
Setiap harinya, sekitar 20 truk disiagakan untuk mengangkut sampah menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang sehingga penumpukan bisa terurai. (ANTARA)
JawaPos.com – Volume sampah di wilayah Jabodetabek meningkat setelah libur panjang Idulfitri. Di sejumlah kawasan, sampah terlihat menumpuk di permukiman, Tempat Penampungan Sementara (TPS), hingga ruang terbuka publik akibat tingginya aktivitas konsumsi masyarakat selama Lebaran, terutama dari limbah rumah tangga dan kemasan sekali pakai.
Kondisi ini kembali menyoroti persoalan pengelolaan sampah yang belum optimal. Pemilahan dari sumber masih terbatas, kapasitas pengangkutan belum sebanding dengan volume timbulan, dan fasilitas pengolahan sampah masih minim. Akibatnya, sebagian besar sampah tetap berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan meningkatkan tekanan terhadap lingkungan.
Secara nasional, data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) mencatat timbulan sampah Indonesia mencapai sekitar 26 juta ton per tahun. Sebagian besar masih ditangani melalui penimbunan di TPA, bahkan di beberapa daerah masih menggunakan metode open dumping yang berisiko mencemari lingkungan.
Menanggapi kondisi tersebut, Sekretaris Jenderal Prabu Peduli Lingkungan, Rido Satriyo, menilai percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Jabodetabek perlu segera direalisasikan.
"Fasilitas tersebut dapat membantu mengurangi ketergantungan pada penimbunan sampah sekaligus memanfaatkan limbah sebagai sumber energi," ujarnya.
RIdo menekankan bahwa pelaksanaan proyek PSEL perlu dilakukan secara transparan dan akuntabel, dengan pengawasan emisi yang ketat serta edukasi pemilahan sampah dari sumber. "Penertiban TPS liar dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat juga penting untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah di wilayah perkotaan," tutupnya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
