
Ilustrasi zakat fitrah (Dok. baznascirebonkab.or.id)
JawaPos.com - Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu, termasuk bagi anak-anak yang masih berada dalam tanggungan orang tua.
Dalam pelaksanaannya, orang tua bertanggung jawab untuk membayarkan zakat fitrah bagi anaknya. Ayah sebagai kepala keluarga bertanggung jawab membayar zakat fitrah untuk seluruh anggota keluarga, termasuk anak-anaknya.
Zakat fitrah memiliki tujuan yang mulia untuk menyucikan jiwa sekaligus menyempurnakan ibadah puasa Ramadhan.
Meski anak-anak belum berpuasa di bulan Ramadhan, tetap dikenakan kewajiban bayar zakat yang pelaksanaannya diwakilkan oleh orang tua.
Penting bagi setiap orang tua untuk memahami bacaan niat zakat fitrah terhadap anaknya supaya ibadah yang dilakukan sah.
Saat menunaikan zakat fitrah untuk anak, orang tua perlu membaca niat yang membedakan antara zakat untuk diri sendiri atau untuk orang lain.
Berikut bacaan niat zakat fitrah untuk anak lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya:
Arab:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ وَلَدِي فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu an ukhrija zakātal fiṭri ‘an waladī (sebut nama...) farḍan lillāhi ta‘ālā
Artinya:
“Saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak saya (sebut nama...) sebagai kewajiban karena Allah Ta’ala.”
Arab:
