
Ilustrasi menunaikan kewajiban zakat. (Dompet Dhuafa)
JawaPos.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 yang tinggal menghitung hari, umat Islam diwajibkan untuk menunaikan zakat fitrah sebagai bentuk penyucian jiwa setelah menjalani ibadah puasa Ramadhan.
Kewajiban ini tidak hanya berlaku untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang-orang yang menjadi tanggungan kita, termasuk istri.
Agar ibadah zakat fitrah sah dan diterima oleh Allah, niat menjadi salah satu rukun penting yang harus diperhatikan.
Lantas, bagaimana bacaan niat zakat fitrah untuk istri yang benar? Sebelum itu, simak penjelasan singkat berikut ini.
Apa itu Zakat Fitrah
Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap jiwa, baik laki-laki maupun perempuan, dewasa maupun anak-anak, dan ditunaikan sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri.
Tujuan zakat fitrah adalah untuk menyucikan jiwa orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia. Zakat fitrah melengkapi ibadah puasa yang dilaksanakan selama satu bulan penuh.
Selain itu, zakat fitrah memiliki tujuan sosial membantu fakir miskin supaya mereka dapat merayakan Hari Kemenangan dengan bergembira.
Besaran zakat fitrah umumnya setara dengan 1 sha’ atau sekitar 2,5 kg makanan pokok wilayah setemoat seperti beras dan sejenisnya.
Di Indonesia, zakat fitrah juga bisa dibayarkan dalam bentuk uang, yang besarannya disesuaikan dengan harga beras atau makanan pokok yang biasa dikonsumsi sehari-hari.
Seorang suami memiliki tanggung jawab untuk menunaikan zakat fitrah bagi anggota keluarga yang menjadi tanggungannya, termasuk istri, selama kebutuhan hidupnya ditanggung oleh suami.
Dalam ajaran Islam, suami wajib menafkahi istrinya. Oleh sebab itu, zakat fitrah terhadap istri juga menjadi tanggung jawab suaminya selama sang istri tidak mampu atau tidak dapat menunaikannya sendiri.
Namun, jika istri memiliki kemampuan dan ingin membayar zakat fitrah sendiri, hal tersebut juga diperbolehkan.
Berikut bacaan niat zakat fitrah untuk istri lengkap dengan Arab, latin, dan artinya:
