Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Maret 2026, 15.32 WIB

Tetap Profesional & Produktif : 5 Strategi Cerdas Menjaga Performa Kerja saat Energi Turun di Bulan Ramadhan

Menjaga pola makan saat sahur dan berbuka adalah salah satu cara menjaga performa kerja saat energi turun selama puasa Ramadhan (freepik) - Image

Menjaga pola makan saat sahur dan berbuka adalah salah satu cara menjaga performa kerja saat energi turun selama puasa Ramadhan (freepik)

JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan adalah momen istimewa bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah dan kualitas diri. Namun,perubahan pola tidur dan makan sering membuat energi menurun saat jam kerja berlangsung.

Kondisi ini bisa memengaruhi fokus, emosi dan performa profesional. Oleh karena itu, menjaga profesionalisme saat puasa Ramadhan menjadi keterampilan penting yang perlu dilatih.

Menurut WHO, kelelahan kerja dapat berdampak pada produktivitas dan kesehatan mental jika tidak dikelola dengan baik. Intinya manajemen energi menjadi kunci utama. Selain itu, APA menjelaskan bahwa strategi pengelolaan stres membantu mempertahankan performa kerja dalam situasi menantang.

Berikut beberapa cara menjaga performa kerja saat energi turun selama puasa Ramadhan sebagaimana dilansir dari laman Greater Good Science Center, Kamis (5/3) :

1.     Mengatur ritme kerja sesuai jam produktif

Setiap orang memiliki waktu paling produktif dalam sehari. Selama Ramadhan banyak orang merasa lebih fokus pada pagi hari setelah sahur.

Penelitian dari National Sleep Foundation menunjukkan bahwa ritme sirkadian memengaruhi konsentrasi dan kinerja kognitif. Menyesuaikan tugas berat dengan jam energi terbaik sangat membantu.

Jadi, kerjakan tugas penting di pagi hari dan hindari tugas berat menjelang berbuka puasa. Sebab dengan manajemen waktu yang tepat, profesionalisme tetap terjaga dan hasil kerja pun tetap optimal selama Ramadhan.

2.     Menjaga pola makan sahur dan berbuka

Asupan nutrisi sangat memengaruhi daya tahan tubuh dan kestabilan emosi. Pola makan yang salah dapat membuat tubuh cepat lemas.

Harvard Medical School menjelaskan bahwa nutrisi seimbang membantu menjaga energi dan konsentrasi. Hal Ini sangat penting selama puasa Ramadhan.

3.     Mengelola emosi secara profesional

Energi yang menurun bisa memicu emosi lebih sensitif. Oleh karena itu, pengendalian diri menjadi bagian penting dari profesionalisme. Menurut Greater Good Science Center, regulasi emosi berperan besar dalam menjaga hubungan kerja yang sehat.

4.     Memanfaatkan istirahat singkat untuk pemulihan energi

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore