Pagi hari setelah bangun sahur adalah salah satu waktu terbaik berolahraga saat puasa Ramadhan (freepik)
JawaPos.com – Berolahraga saat berpuasa dapat membantu mempertahankan kebugaran dan kesehatan tubuh tetapi pemilihan waktu yang tepat menjadi kunci agar latihan tetap aman dan efektif.
Beberapa waktu latihan bisa memberikan manfaat lebih besar sedangkan waktu yang kurang tepat dapat meningkatkan risiko dehidrasi atau kelelahan saat berpuasa.
Artikel ini mengulas 7 waktu terbaik berolahraga saat berpuasa sebagaimana dilansir dari laman Health Cleveland Clinic dan Pubmed Journal, Senin (23/3) sebagai berikut :
Waktu pertama yang direkomendasikan adalah setelah berbuka puasa karena tubuh sudah menerima cairan dan nutrisi dari makanan sehingga risiko dehidrasi rendah.
Penelitian menunjukkan bahwa latihan ringan sampai sedang setelah makan dapat membantu mengatur gula darah dan memaksimalkan pemulihan energi.
Namun Anda pastikan menunggu 30-60 menit setelah berbuka karena ini membantu pencernaan sebelum aktivitas fisik dimulai. Latihan bisa berupa jalan cepat, jogging ringan atau angkat ringan 15-30 menit.
Waktu kedua yang baik adalah setelah makan berbuka dan menjelang tarawih karena energi dari makanan masih tersedia dan tubuh belum lelah.
Beberapa studi olahraga di siklus puasa menyatakan bahwa sesi latihan ringan hingga sedang sore atau malam hari memberikan hasil kebugaran serupa tanpa memperbesar risiko hipoglikemia (gula darah rendah).
Namun Anda harus pastikan intensitas latihan tidak terlalu tinggi karena aktivitas fisik di malam hari bisa memengaruhi tidur. Jenis latihan yang dianjurkan adalah stretching,yoga ringan atau jalan cepat santai yang tidak memerlukan stamina tinggi.
Sesi latihan ringan setelah tarawih juga menjadi pilihan karena tubuh sudah menerima asupan makanan dan cairan. Namun penting memilih latihan yang sangat ringan seperti jalan santai di rumah atau peregangan agar tidak mengganggu tidur.
Olahraga ringan di waktu ini bisa membantu relaksasi otot setelah hari panjang berpuasa. Hindari latihan intens yang membuat jantung berdetak cepat atau memicu keringat deras menjelang jam tidur.
Jika Anda bangun lebih awal untuk sahur dan memiliki waktu luang,latihan ringan sekitar 1-2 jam setelah sahur bisa memberikan manfaat metabolik.
Penelitian menunjukkan bahwa berolahraga setelah makan membantu meningkatkan respons insulin dan penggunaan energi tubuh. Selama Ramadhan, waktu ini dapat dipilih oleh mereka yang ingin memanfaatkan energi dari makanan sahur sebelum kembali beraktivitas sepanjang hari.
Anda harus memastikan juga untuk tidak melampaui intensitas sedang agar tidak menguras tenaga sebelum kegiatan harian dimulai.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022