
Suasana kepadatan penumpang di stasiun Gubeng Surabaya pada puncak arus mudik Lebaran 2025. (Humas KAI Daop 8 Surabaya)
JawaPos.com - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengklaim bahwa kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang telah diberlakukan oleh Pemerintah telah sukses mengurai kepadatan pemudik di moda transportasi Kereta Api.
"Kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan Pemerintah pada masa angkutan Lebaran 2025 sukses mengurai kepadatan jumlah pemudik pada moda kereta api," kata Menhub saat meninjau arus mudik di Stasiun Gambir, Sabtu (29/3).
Menhub Dudy menyebutkan bahwa kebijakan WFA yang diterapkan oleh pemerintah ternyata berdampak baik pada pergerakan arus mudik di moda kereta api.
Kebijakan tersebut, kata Dudy, mempunyai implikasi yang cukup signifikan sehingga telah berhasil menyebarkan keberangkatan pemudik mulai dari H-10 sampai puncaknya pada 28 Maret 2025.
Bahkan, ia mengatakan sejauh ini tidak terjadi penumpukan yang ekstrem di Stasiun Gambir, meski jumlah penumpang mengalami lonjakan yang signifikan.
“Pergerakan penumpang kereta api sejak H-10 terlihat konstan, sehingga pada saat memasuki masa puncak tidak terjadi kepadatan yang berarti di area stasiun,” jelas Menhub Dudy.
Lebih lanjut, Menhub Dudy juga menjelaskan, Stasiun Gambir merupakan stasiun kedua terpadat setelah Stasiun Pasar Senen. Menurut data PT KAI, sampai dengan Sabtu (29/3) pukul 10.00 WIB pagi, jumlah penumpang yang berangkat melalui Stasiun Gambir mencapai angka 217.891 orang.
Selain itu, data PT KAI menyebutkan, realisasi penjualan tiket kereta api jarak jauh dan lokal selama masa angkutan Lebaran 2025 mencapai angka 1.187.818 tempat duduk, per tanggal 29 Maret 2025 pukul 10.00 WIB.
Adapun jumlah kapasitas tempat duduk untuk kereta api jarak jauh adalah sebanyak 1.036.854 kursi, saat ini sudah terjual 726.913 kursi. "Sedangkan jumlah kapasitas tempat duduk untuk kereta api lokal adalah sebanyak 150.964 kursi, saat ini sudah terjual 75.163 kursi," pungkasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
