
MELAKONI IBADAH: Jemaah melaksanakan salat di sekitar Kakbah di dalam kompleks Masjidilharam, Makkah (4/6).
JawaPos.com - Ramadhan sebagai bulan penuh berkah tidak hanya dinantikan untuk menunaikan ibadah puasa semata. Ada banyak ibadah lain dikerjakan pada bulan suci tersebut demi mendapatkan rahmat Allah Swt dan mendapatkan titel sebagai orang bertakwa. Salah satunya menunaikan ibadah umrah.
Banyak orang sengaja menunaikan ibadah umrah pada Ramadhan karena dijanjikan pahala yang setara dengan berhaji bersama Rasulullah Nabi Muhammad Saw. Selain itu pahalanya setara dengan mendapatkan malam lailatul qadar.
Mengutip laman Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Yogyakarta, ada banyak keutamaan dari umrah di bulan Ramadhan.
Keistimewaan ibadah umrah di bulan Ramadhan yang paling menonjol adalah pahalanya yang setara dengan haji bersama Rasulullah SAW.
Dalam hadits diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda “Apabila Ramadhan tiba, berumrahlah, karena umrah di bulan Ramadhan senilai dengan haji.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadits lainnya yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Rasulullah SAW bersabda “Sesungguhnya umrah di bulan Ramadhan seperti berhaji bersamaku.” (HR. Bukhari)
Meskipun umrah di bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang besar, umat Islam tetap diwajibkan untuk melaksanakan ibadah haji jika mampu. Umrah di bulan Ramadhan tidak menggantikan kewajiban haji.
Ibadah umrah di bulan Ramadhan adalah kesempatan untuk menggabungkan dua ibadah utama dalam Islam yaitu umrah dan puasa Ramadhan. Menggabungkan kedua ibadah ini memberikan peluang yang lebih besar untuk meraih ampunan dari Allah SWT.
Berpuasa di siang hari dan beribadah umrah di malam hari di tanah suci memberikan pengalaman spiritual yang mendalam. Menggabungkan kedua ibadah ini memberikan peluang yang lebih besar untuk meraih ampunan dari Allah SWT.
Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa di bulan Ramadhan, di mana Allah SWT menurunkan Al-Quran. Dengan melaksanakan umrah di bulan Ramadhan, seorang Muslim memiliki kesempatan untuk menghabiskan malam-malam terakhir Ramadhan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Malam Lailatul Qadar memiliki keutamaan yang luar biasa, sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Qadr, "Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan." (QS. Al-Qadr: 3). Artinya, beribadah di malam Lailatul Qadar sama dengan beribadah selama seribu bulan atau sekitar 83 tahun.
Suasana ibadah yang khusyuk dan penuh berkah di tanah suci meningkatkan peluang untuk mendapatkan Lailatul Qadar. Pada saat berada di tanah suci, terlebih lagi pada malam Lailatul Qadar, merupakan waktu yang mustajab untuk memperbanyak berdoa.
Secara umum, umrah merupakan salah satu ibadah yang dapat menghapus dosa-dosa kecil. Sebagaimana yang diriwayatkan dalam hadits, "Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu adalah penghapus dosa di antara keduanya." (HR. Imam Bukhari dan Muslim).
Dengan menjalankan ibadah umroh di bulan Ramadhan, maka terdapat kesempatan yang besar untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Umroh yang dilakukan dengan penuh keikhlasan di bulan Ramadhan, insya Allah, akan menjadi sarana penghapus dosa dan penyucian diri.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
