
Sholat Tarawih Berjamaah (Pexels)
JawaPos.com – Selama bulan suci Ramadhan berlangsung, umat Muslim tidak hanya menjalankan puasa, tetapi juga mendirikan sholat tarawih. Ibadah ini dilakukan usai melaksanakan sholat Isya.
Anjuran sholat tarawih pun tertuang pada sabda Rasulullah SAW dalam HR Bukhari, Muslim. Mengutip dari laman sulut.kemenag.go.id, hadits tersebut berbunyi “Barang siapa ibadah (Tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau”.
Meskipun umat Muslim sepakat dengan sunnah Nabi Muhammad untuk melaksanakan ibadah satu ini, namun dalam pelaksanaannya sedikit berbeda. Ada yang mendirikan shalat sebanyak 11 rakaat ada juga yang lebih banyak yakni 23 rakaat.
Adapun 11 rakaat sendiri terdiri dari 8 rakaat tarawih dan 3 witir. Begitu juga 23 rakaat melaksanakan tarawih sebanyak 20 rakaat dan sisanya adalah sholat witir.
Namun, dari keduanya, manakah yang lebih utama untuk dikerjakan? Perhatikan jawaban dari Ustadz Khalid Basalamah yang dikutip dari YouTube Starship Live.
Sholat Tarawih 11 Rakaat dan 23 Rakaat
Ustadz Khalid Basalamah mengatakan bahwa ada dua hal yang perlu ditekankan dalam mendirikan sholat tarawih. Pertama adalah iman kepada Allah SWT dan Ihtisab.
Dengan keimanan, seseorang harus yakin bahwa mengerjakan sholat ini atas dasar perintah Allah bukan karena urusan dunia. Kemudian, ihtisab berarti mengharapkan pahala dari Sang Pencipta.
Perihal rakaat, Ustadz Khalid Basalamah menegaskan bahwa tidak ada permasalahan antara 11 maupun 23 rakaat. Keduanya boleh dikerjakan oleh umat Muslim.
Anjuran 11 rakaat menurut sang ustadz berasal dari Hadits Bukhari, dimana Aisyah berkata bahwa Rasulullah tidak pernah menambah lebih dari 11 rakaat.
“Pendapat pertama mengatakan kalau sudah tarawih berarti tidak lagi tahajud,” kata Ustadz Khalid melanjutkan penjelasannya, dikutip pada Kamis (6/3).
Di sisi lain, ada pendapat kedua yang mengatakan sholat tarawih boleh melebihi 11 rakaat. Pendapat ini berangkat dari hadits shahih Bukhari yaitu shalat malam dikerjakan dua rakaat tanpa ada batasnya.
Hadits ini kemudian dipahami baik-baik oleh salah satu sahabat Nabi Muhammad sehingga muncul lah sholat tarawih melebihi 11 rakaat.
“Umar bin Khattab memahami benar hadits ini, sampai akhirnya beliau mengerjakan sampai 23 rakaat,” ujar Ustadz Khalid Basalamah.
Umar pada saat itu mengerjakannya secara berjamaah dan terjadi Ijma atau kesepakatan bersama para sahabat Nabi. Tidak ada satupun yang memungkiri perilaku Umar bin Khattab terkait sholat tarawih 23 rakaat.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
