Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Maret 2025 | 11.55 WIB

5 Tips Ampuh Mengurangi Bau Mulut Selama Berpuasa, Jaga Kebersihan Mulut untuk Tampil Lebih Percaya Diri Selama Ramadhan

Ilustrasi Bau mulut saat puasa/freepik - Image

Ilustrasi Bau mulut saat puasa/freepik

JawaPos.com - Berpuasa dan tidur dapat menghambat produksi air liur di dalam tubuh.

Menurut dari laman www.zenyum.com, rasa pahit pada saat sahur terjadi karena kurangnya asupan air yang menyebabkan mulut terasa pahit dan kering karena produksi air liur menurun saat puasa.

Akibatnya nafas menjadi lebih bau saat menjalani ibadah puasa bulan ramadhan. Bau mulut dapat mengurangi rasa kepercayaan diri terutama saat berinteraksi dengan orang lain di tempat kerja atau dalam aktivitas sehari-hari.

Meskipun bau mulut saat puasa tidak sepenuhnya bisa dihilangkan, namun ada beberapa cara efektif untuk menguranginya. Mengutip dari laman www.listerine-me.com, berikut ini adalah trik sederhana untuk menjaga nafas agar tetap segar selama berpuasa.

Menjaga kebersihan mulut dan gigi

Cara paling sederhana untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut adalah rutin menyikat gigi minimal dua kali sehari. Anda bisa menyikat gigi 2-3 menit sebelum sahur dan setelah berbuka. Selanjutnya anda bisa membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi atau sikat interdental untuk membantu menghilangkan sisa makanan.

Membersihkan lidah menggunakan tongue scraper juga penting untuk menghilangkan bakteri yang menempel di lidah. Pembersihan lidah rutin juga penting untuk menghilangkan tumpukan bakteri di lidah yang menyebabkan bau mulut. Selanjutnya anda bisa menggunakan obat kumur untuk membantu mengurangi bakteri penyebab bau mulut.

Membiarkan air liur bekerja secara alami

Setelah berbuka puasa, tunggu selama 30-60 menit sebelum anda menyikat gigi. Cara ini berguna agar air liur dapat membersihkan sisa makanan dan mengembalikan pH di dalam mulut. Menyikat gigi terlalu cepat setelah mengkonsumsi makanan yang asam, dapat merusak gigi.

Menghindari makanan penyebab bau mulut

Pada saat berbuka puasa, hindari makanan yang mengandung rempah-rempah, bawang, dan bawang putih, supaya tidak bau mulut. Anda bisa menggantinya dengan mengkonsumsi makanan tinggi air seperti, seledri, mentimun, dan semangka. Makanan yang tinggi air dapat membantu anda membersihkan bakteri dan sisa makanan di dalam mulut.

Perbanyak mengkonsumsi air putih

Air membantu membersihkan partikel penyebab bau mulut. Mengkonsumsi buah dan sayur juga dapat membantu melembabkan mulut anda.

Hindari kopi dan rokok

Anda harus mengurangi konsumsi kopi dan rokok saat ramadhan. Kopi bersifat asam dan bisa menurunkan pH mulut, yang dapat merangsang pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut. Kemudian merokok setelah berbuka, juga semakin membuat nafas semakin bau, karena rokok dapat membuat mulut kering yang mempercepat pertumbuhan bakteri bau mulut.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore