
Ilustrasi pasangan yang bertengkar. (Freepik)
JawaPos.com – Puasa di bulan Ramadhan adalah ibadah wajib bagi umat Islam yang memiliki banyak keutamaan, seperti membersihkan jiwa dan raga dari dosa. Namun, puasa bukan sekadar menahan diri dari makan, minum, dan hubungan suami istri.
Lebih dari itu, puasa juga menuntut kita untuk menjaga lisan dari perkataan yang tidak baik, seperti berkata kotor dan kasar. Karena menjaga lisan dari ucapan yang tidak baik merupakan bagian penting dari kesempurnaan ibadah puasa.
Mengutip penjelasan dari laman Universitas Islam An-Nur Lampung, Berikut penjelasan mengenai hukum berkata kasar saat berpuasa.
Apa itu berkata kotor dan kasar?
Berkata kotor dan kasar merujuk pada perkataan yang mengandung makna buruk, jorok, atau menyinggung perasaan orang lain. Seperti perkataan sumpah serapah, fitnah, ghibah (menggunjing), namimah (adu domba), dusta, dan caci maki.
Sebagai seorang muslim, kita dianjurkan untuk selalu menjaga lisan, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah.
Apakah berkata kotor dan kasar membatalkan puasa?
Secara fiqih, berkata kotor dan kasar tidak membatalkan puasa. Karena hal-hal yang membatalkan puasa hanya berkaitan dengan sesuatu yang masuk atau keluar dari tubuh melalui dua lubang (mulut dan kemaluan), seperti:
Namun, meskipun tidak membatalkan puasa, berkata kotor dan kasar tetap dilarang dalam Islam dan dapat mengurangi pahala puasa.
Dampak Berkata Kotor dan Kasar Saat Puasa
Rasulullah SAW bersabda, yang artinya:
“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta (bohong) dan perbuatan keji (kotor), maka Allah tidak memerlukan dia meninggalkan makan dan minumnya.” (HR. Bukhari)
Dalam hadits lain disebutkan, yang artinya:
“Tidak ada sesuatu yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin pada hari kiamat daripada akhlak yang mulia. Dan sesungguhnya Allah membenci orang yang lisannya kotor dan kasar.” (HR. Tirmidzi)
Dari hadits-hadits ini, kita dapat memahami bahwa puasa bukan hanya menahan diri dari hal-hal lahiriah, tetapi juga dari nafsu, amarah, iri hati, serta perkataan yang tidak bermanfaat. Berkata kotor dapat mengurangi keberkahan puasa, dan bahkan bisa membuat puasa menjadi sia-sia di sisi Allah.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
