
Mudik lebaran (https://pin.it/5igWfkE4D)
JawaPos.com - Memasuki akhir bulan Ramadhan umat Muslim khususnya di Indonesia melakukan perjalanan ke kampung halaman atau lebih dikenal dengan istilah mudik.
Berkumpul bersama keluarga di hari lebaran adalah momen yang sering dinantikan, dan perjalanan mudik menjadi sebuah istilah yang tak asing bagi masyarakat Indonesia. Fenomena mudik muncul seiring dengan terjadinya urbanisasi yang meningkat di Indonesia.
Tradisi mudik menjadi bagian penting setiap kali perayaan Idul Fitri tiba, sekaligus mengajarkan kita tentang pentingnya silaturahmi dan mempererat ikatan keluarga.
Pulang kampung atau mudik (mulih dilik), adalah sebuah ritual budaya tahunan, yang dilakukan menjelang perayaan hari raya agama, terutama Idul Fitri.
Mereka yang hidup dan tinggal di berbagai kota di Indonesia berbondong-bondong kembali ke kota asal orang tua. Selain aspek budaya dan agama, pulang kampung merupakan sebuah aktivitas traveling.
Mudik menjadi traveling massal yang dilakukan oleh mayoritas rakyat Indonesia. Seluruh moda transportasi digunakan, seperti mobil pribadi, pesawat, kereta, kapal laut, motor, dan bus. Inilah sebabnya banyak timbul kemacetan di mana-mana jika pelaksanaannya tidak disiapkan dengan matang.
Namun, jika masih dalam perjalanan hal yang tidak boleh dilupakan yaitu berdoa. Tujuannya agar perjalanan diberkahi dan dapat menjadi amalan yang baik untuknya, termasuk saat mudik ke kampung halaman.
Kendaraan merupakan bagian dari keseharian orang hari ini. Saat berkendara, kita dianjurkan untuk membaca doa berkendaraan sebagaimana keterangan berbagai riwayat yang dikutip Imam An-Nawawi dalam Kitab Al-Adzkar-nya.
Imam Nawawi mengutip riwayat Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan An-Nasai dari Sayyidina Ali ra terkait doa berkendaraan.
Orang yang berkendara dianjurkan untuk membaca sejumlah doa berikut:
Selain memastikan bahwa kendaraan sudah layak dan aman untuk perjalanan jauh, dianjurkan untuk membaca doa agar diberi keselamatan selama di perjalanan.
Doa Sepanjang Perjalanan Imam Nawawi mengutip riwayat Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan An-Nasai dari Sayyidina Ali ra terkait doa berkendaraan dianjurkan untuk membaca sejumlah doa berikut, dikutip dari islam.nu.or.id memaparkan :
1. Bismillah
2. Kemudian membaca doa berikut:
الحَمْدُ للهِ/سُبْحَانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
