INFRASTRUKTUR BARU: Foto udara suasana kendaraan yang melintas di flyover Djuanda, Sidoarjo, dalam uji fungsional hari pertama kemarin (15/12).
Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Indra Budi Wibowo mengungkapkan, ada beberapa titik rawan kemacetan yang menjadi fokus selama pembukaan flyover Djuanda.
Menurut dia, perlintasan kereta api kecil depan SPBU Aloha menjadi potensi kemacetan. Hal itu disebabkan perlintasan kereta api besar yang berada di sisi selatan ditutup. ’’Karena kan dialihkan kalau ke Juanda lewat FO,” tuturnya.
Diprediksi, banyak kendaraan yang tidak tahu dan memaksa lewat perlintasan kereta tersebut. ’’Nah, itu kita alihkan, dipecah arusnya agar tidak terjadi penumpukan,” imbuhnya.
Selain perlintasan kereta api, Indra mengungkapkan bahwa putar balik dari arah Surabaya untuk naik ke flyover Djuanda juga rawan kepadatan. ’’Karena tidak semua mau naik mengarah ke Juanda, ada yang mau lewat jalur tengah atau putar balik ke arah Surabaya lagi,’’ tuturnya.
Dengan begitu, terjadi crossing kendaraan yang berpotensi mengakibatkan kemacetan. ’’Nanti ada petugas di dua titik itu untuk mengurai kepadatan,” ujarnya.
Untuk kendaraan tonase besar, Indra mengungkapkan bahwa sesuai dengan peraturan pusat yang dibuat Kemenhub, Korlantas Polri, dan Kementerian PUPR, batas kendaraan tonase besar melintas terakhir adalah 4 April. ’’Pada 5 sampai 16 April sudah tidak diperbolehkan melintas,” jelasnya.
Menurut dia, petugas akan terus bersiaga di titik-titik perbatasan untuk melakukan pencegatan jika ada kendaraan tonase besar lewat. Termasuk di area Djuanda.
Di tengah pembukaan tahap kedua tersebut, pembangunan fisik flyover sudah tuntas semuanya. Beautifikasi seperti hiasan pada girder juga sudah terpasang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo Dwi Eko Saptono mengatakan, fisik flyover sudah tuntas.
’’Lanskapnya yang kurang sedikit. Tinggal finishing,’’ tuturnya. Namun, sebagian besar sudah selesai.
Di lokasi, tampak pohon-pohon besar sudah tertanam di tengah area flyover. ’’Rambu, lampu, dan kelengkapan jalan lainnya juga telah terpasang,’’ katanya.
Dwi menambahkan, pada Senin (1/3) mendatang ada survei bersama sebelum nantinya dibuka. ’’Akan dievaluasi dan kekurangannya dilengkapi,’’ tandasnya. (uzi/eza/c7/any)
Potensi Titik Kemacetan saat Flyover Djuanda Dibuka
* Perlintasan kereta api kecil depan SPBU Aloha

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
