ILUSTRASI: Seseorang membaca Al Quran. (Dok.JawaPos.com)
JawaPos.com - Malam 17 Ramadhan diperingati sebagai malam Nuzulul Quran atau peristiwa turunya Al-quran kepada Nabi Muhammad SAW.
Harus diakui peristiwa nuzulul quran ini ada sejarah penting yang harus diketahui umat muslim di dunia.
Sebagai umat muslim sudah sepatutnya memperingati Nuzulul Qur’an sebagai bentuk syukur dan mampu menghayati dan mengamalkan isi Al-Qur’an.
Pada Ramadhan tahun 2024 ini malam Nuzulul Qur'an jatuh pada tanggal 28 Maret 2024, Adapun sejarah peristiwanya sebagai berikut.
Sejarah Peristiwa Nuzulul Quran
Pada hari itu peristiwa turunya Al-Quran dari lauhul mahfudz ke bumi melalui malaikat jibril kepada Nabi Muhammad Saw terjadi pada tahun 610 Masehi.
Nabi Muhammad Saw yang waktu itu sedang melakukan uzlah di Gua Hira tiba tiba didatangi sosok yang asing.
Dimana sosok tersebut ada Malaikat Jibril yang mendapatkan perintah dari TuhanNya yaitu Allah Swt.
Begitu takutnya Nabi Muhammad melihat malaikat jibril, tubuh Rasulullah Saw menggigil luar biasa.
Hingga kemudian malaikat Jibril memeluk tubuh Rasulullah Saw, seraya membacakan kalimat “Iqra” sebanyak 3 kali.
Kalimat “Iqra” sendiri merupakan bahasa Arab yang artinya “bacalah” sehingga Nabi Muhammad sempat kebingungan.
Mengingat Nabi Muhammad pada waktu itu tidak bisa membaca dsn seraya bilang “Saya tidak bisa membaca”.
Setelah Nabi mengucap demikian, Malaikat Jibril melanjutkan membacakan surat Al-Alaq sampai ayat 5.
Sehingga Surah Al-Alaq ayat 1-5 menjadi wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad Saw, saat umurnya 40 tahun.
Setelah itu secara berangsur-angsur Ayat ayat Allah diturunkan dalam waktu 22 tahun 2 bulan 22 hari, di Makkah dan Madinah.
Dan saat ini Al-Qur’an dijadikan pedoaman hidup oleh seluruh umat muslim yang ada di duni.
Keutamaan Malam Nuzulul
Malam Nuzulul Quran pasti memiliki keutamaan tersendiri, sehingga kita dianjurkan untuk merayakannya.
Berikut beberapa keutamaan malam Nuzulul Quran :
Lebih baik dari 1000 bulan
Layaknya malam lailatul qadar, malam Nuzulul Quran juga memiliki keutamaan yang sama, yaitu lebih baik dari 1000 bulan.
Simple nya barangsiapa yang berbuat kebaikan pada malam ini, sama halnya melakukan kebaikan selama 1000 bulan.
Pengampunan Dosa
Keutamaan bagi yang menghidupkan malam Nuzulul Qur'an adalah diampuni dosa dosanya seperti bayi yang baru lahir.
Hal ini sesuai dengan hadist Nabi yang berbunyi:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِه.
Artinya: Barang Siapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah Swt, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari).
Penuh Keberkahan
Bukti malam Nuzulul Quran adalah malam yang penuh keberkahan tertuang dalam firman Allah Swt, Surah Al-Dukhan ayat 3 yang artinya.
“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi”.
Malaikat Turun Ke Bumi
Alasan malam Nuzulul Quran menjadi Malam yang istimewa karena pada malam tersebut para malaikat turun bumi.
Hal itu sesuai dengan firman Allah Swt yang artinya “Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan”.
Takdir Tahunan Dicatat
Pada malam Nuzulul Quran takdir tahuna setiap orang dicatat, baik reeking, kematian dan lain sebagainya.
Sehingga saat mengisi malam Nuzulul Quran dengan kebaikan, diharapkan takdir yang akan dicatat adalah takdir yang baik.
Pada ayat yang artinya “Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah," menjadi bukti bahwasanya kita meminta takdir baik pada malam Nuzulul Quran.
Baiklah demikian penjelasan singkat mengenai sejarah malam Nuzulul Qur'an dan 5 keutamaannya, semoga bisa bermanfaat.