
Suasana di Rest Area Km 102A tol Cipali yang masuk wilayah Subang, Jawa Barat, Senin (11/3). Dalam kondisi normal, dua rest area ini berjarak sekitar 1 jam dan 1,5 jam perjalanan dari Jakarta.
Rest Area Km 86A dan 102A terbilang kecil secara ukuran. Namun, saat kepadatan mudik dengan daya laju tak bisa maksimal, para pengendara dari Jakarta biasanya kelelahan di dua titik rest area tersebut.
ILHAM DWI WANCOKO, Karawang–Subang
---
HANYA ada beberapa toko dan restoran di Rest Area Km 86A dan 102A tol Cipali yang masuk wilayah Subang. Tempat parkirnya pun tak luas, hanya mampu menampung puluhan kendaraan. Jauh di bawah Rest Area Km 57A yang berada di wilayah Karawang, favorit para pengendara pada umumnya yang berangkat dari Jakarta.
Meski demikian, secara kelengkapan fasilitas dasar, di Rest Area Km 102A, tersedia SPBU. Karena itulah, meski tak luas secara area, dua tempat istirahat itu biasanya menjadi cadangan bagi pengguna jalan tol.
Di hari biasa, dengan kondisi tak terlalu padat, bila ditempuh dari Jakarta dengan kecepatan 80 km per jam, hanya perlu sekitar satu jam untuk sampai di Rest Area Km 86A. Dan, satu setengah jam untuk ke Rest Area Km 102A.
Namun, beda cerita bila sudah masuk masa arus mudik. Untuk masuk ke jalan tol, mungkin dibutuhkan waktu 30 menit hingga satu jam akibat kemacetan. Lalu, setelah masuk ke jalan tol, berkendara bisa jadi hanya bisa ditempuh dengan kecepatan di bawah 50 km per jam.
Bila dihitung dengan standar berkendara mobil yang perlu beristirahat setelah tiga jam, Rest Area Km 86A dan 102A menjadi salah satu titik lelah pengendara. Titik lelah ini patut diwaspadai karena banyak pengendara yang bertumpuk di salah satu rest area.
Apalagi, pengendara yang melewatkan beristirahat di Rest Area Km 19A dan Km 57A. Dapat dipastikan, di titik antara Rest Area Km 86A dan Km 102A, pengendara sudah kelelahan.
Suasana di Rest Area Km 86A tol Cipali yang masuk wilayah Subang, Jawa Barat, Senin (11/3). Dalam kondisi normal, dua rest area ini berjarak sekitar 1 jam dan 1,5 jam perjalanan dari Jakarta.
Jadi, ibarat sepak bola, Rest Area Km 86A dan 102A mungkin memang pemain cadangan. Bukan tempat istirahat favorit. Namun, bisa jadi perannya penting untuk ”mengubah hasil.”
”Setidaknya perlu untuk mempertimbangkan beristirahat (di dua rest area itu) sebelum rasa kantuk mendera,” kata Kepala Bagian Operasional Korlantas Polri Kombespol Eddy Djunaedi ketika dihubungi Jawa Pos kemarin (11/3).
Problemnya, akses keluar masuk dua rest area tersebut terbilang kecil. Karena itu, nanti Korlantas melakukan beberapa pengaturan di rest area tersebut. Salah satunya, kanalisasi menjelang pintu masuk dan pintu keluar. ”Melarang pemudik berhenti di dekat pintu masuk rest area,” tuturnya.
Selanjutnya, dilakukan manajemen rekayasa arus lalu lintas di rest area. Berupa imbauan paling lama hanya 30 menit berada di tempat istirahat. ”Kami juga berencana melakukan buka tutup,” terangnya.
Untuk menghindari kepadatan, lanjutnya, petugas juga mengimbau pemudik bisa exit toll untuk istirahat, salat, dan makan. ”Ini saat mudik saja ya diimbau keluar tol,” jelasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
