Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Maret 2024 | 19.03 WIB

Tips Memilih Makanan Ramadhan ala Mokhamad Syaifuddin, Mantan Bek Persebaya Surabaya yang Kini Jadi Asisten Pelatih Persis Solo

TIPS RAMADAN: Mokhamad Syaifuddin pada salah satu sesi latihan Persebaya di Bandung kala itu. Selama bulan Ramadan, ia memiliki menu makanan khusus untuk menjaga kondisinya. (Persebaya Surabaya) - Image

TIPS RAMADAN: Mokhamad Syaifuddin pada salah satu sesi latihan Persebaya di Bandung kala itu. Selama bulan Ramadan, ia memiliki menu makanan khusus untuk menjaga kondisinya. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Bulan Ramadan selalu menjadi waktu yang istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain menjalankan ibadah puasa, pemilihan menu makanan menjadi kunci penting dalam menjaga kesehatan dan kondisi fisik, terutama bagi para atlet profesional.

Salah satu mantan pemain Persebaya Surabaya, Mokhamad Syaifuddin, membagikan tipsnya dalam memilih makanan di bulan Ramadan, sambil menyertakan kabar terbarunya yang bergabung dengan Persis Solo.

Sebagai seorang pemain sepak bola profesional kala itu, Mokhamad Syaifuddin sangat memperhatikan asupan makanannya, terutama selama bulan Ramadan. Dia memilih untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan gizi, seperti buah-buahan, untuk menjaga kondisi fisiknya tetap prima meskipun sedang berpuasa.

Menurutnya, buah-buahan tidak hanya memberikan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, tetapi juga membantu dalam proses rehidrasi setelah berpuasa selama beberapa jam.

"Sebenarnya gak cuma di bulan Ramadan ya. Malah kalau di bulan Ramadan saya banyakin buah. Nah, kalau di luar bulan Ramadan saya banyakin daging dan ikan salmon," ungkapnya dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya.

Kebiasaan memilih makanan yang sehat dan bergizi telah menjadi bagian dari gaya hidup Mokhamad Syaifuddin sejak masa remaja. Bahkan, ketika berada di SAD Uruguay, Mokhamad Syaifuddin dididik untuk disiplin dalam memilih makanan, terutama yang kaya akan protein seperti daging dan salmon.

Setelah kembali ke Indonesia, kebiasaan tersebut tetap diajarkan dan dipraktikkan dalam kehidupannya sehari-hari. Dia juga berkonsultasi dengan ahli gizi untuk memastikan bahwa makanan yang dikonsumsinya sesuai dengan kebutuhan sebagai seorang atlet profesional.

Namun, tidak hanya memperhatikan asupan makanan, Mokhamad Syaifuddin juga menjaga kondisinya dengan melakukan latihan mandiri secara rutin, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Dengan menghabiskan waktu 30 sampai 45 menit untuk latihan, dia berusaha menjaga agar fisiknya tetap prima meskipun dalam kondisi berpuasa.

"Untuk program latihan saya inisiatif sendiri, kekurangan dan kelemahan dari saya apa aja. Namun, sebelumnya sudah konsultasi sama tim fisio karena memang yang tahu kondisi saya lebih ke tim medis," jelasnya.

Selain fokus pada kesehatan dan kondisi fisik, Mokhamad Syaifuddin juga menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga, terutama setelah padatnya jadwal pertandingan Piala Menpora. Meskipun sebagai atlet profesional, Mokhamad Syaifuddin tetap memprioritaskan kebersamaan dengan keluarga sebagai bagian penting dari hidupnya.

Di samping itu, kabar terbaru dari Mokhamad Syaifuddin adalah bergabungnya dia dengan tim kepelatihan Persis Solo sebagai asisten pelatih dan penerjemah bahasa. Bergabungnya Mokhamad Syaifuddin dengan Persis Solo merupakan langkah baru dalam kariernya setelah sebelumnya aktif sebagai pemain di beberapa klub sepak bola Indonesia.

"Saya bergabung di sini sebagai asisten dari Coach Milo, yang dikhususkan sebagai penerjemah bahasa Spanyol untuk pemain-pemain asing yang ada di sini," ungkapnya dikutip dari laman resmi Persis Solo.

Dengan pengalamannya sebagai pemain dan pengetahuannya tentang bahasa Spanyol, Mokhamad Syaifuddin berharap dapat memberikan kontribusi maksimal dalam memastikan pesan dan strategi dari pelatih tersampaikan dengan baik kepada pemain asing Persis Solo.

“Semoga saya bisa membantu pesan yang ingin disampaikan kepada pemain-pemain asing dari Coach Milo lebih maksimal lagi. Begitu pula sebaliknya, jika pemain ingin bertanya atau berinteraksi dengan Coach Milo, akan saya sampaikan. Semoga peran saya di sini dapat memaksimalkan strategi yang ingin diterapkan oleh Coach Milo kepada pemain-pemain asing Persis.”

Sebagai pemain yang memiliki pengalaman bermain di klub-klub besar Indonesia seperti Pelita Bandung Raya (2012-2015), PSS Sleman (2015-2017), dan Persebaya Surabaya (2017-2022), nama Mokhamad Syaifuddin tentu menjadi aset berharga bagi Persis Solo dalam menghadapi kompetisi yang semakin ketat. Kiprahnya yang telah teruji di lapangan, baik sebagai pemain maupun sekarang sebagai asisten pelatih, menjadikannya sebagai sosok yang patut diandalkan dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi oleh tim.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore