
Bus ANS, salah satu bus legendaris jarak jauh trayek Padang-Jakarta.
JawaPos.com - Bus antarkota antarprovinsi (AKAP) kini semakin digemari masyarakat. Populernya perjalanan dengan bus untuk jarak jauh selain karena sebagai alternatif untuk perjalanan jauh ketika harga tiket pesawat begitu tinggi.
Di samping itu, perjalanan dengan bus memberikan sensasi dan pengalaman menarik. Sepanjang jalan para penumpang menikmati keindahan pemandangan alam wilayah Indoensia.
Belakanga ini perusahaan bus semakin banyak inovasinya dengan memberikan beragam layanan demi kenyamanan penumpang. Mulai dari armada yang baru, kondisi konvigurasi kursi variatif dan layanan lainnnya.
Pada hari raya Idul Fitri, bus menjadi primadona untuk mudik alias pulang kampung. Gelombang mudik ini biasanya mulai berlangsung pada H-7 hari raya Idul Fitri atau lebaran. Mereka mudik dengan keluarga atau sendiri kalau belum memiliki keluarga.
Ketika musim mudik tiba, masyarakat memburu beragam moda transportasi agar tiba di kampung halaman dengan selamat dan waktu yang diharapkan. Baik dengan kendaraan pribadi, pesawat, kereta, kapal laut, atau bus. Perjalanan mudik bisa bersama-sama atau individu.
Bagi yang memilih mudik lewat jalur darat tidak sedikit yang memanfaatkan moda transportasi umum seperti bus atau kereta api (KA). Untuk moda bus biasaya dipakai untuk perjalanan dari Jakarta atau ibu kota ke daerah di Pulau Jawa dan Sumatera.
Salah satu daerah yang cukup tinggi pemudiknya di luar Jawa adalah Sumatera Barat. Biasanya masyarakat memanfaatkan lebaran ini dengan mudik alias pulang kampung. Mereka pulang kampung bersama-sama atau disebut pulang basamo.
Bagi yang tidak mendapatkan tiket pesawat karena harga tiket melambung atau kehabisan tiket, mereka memilih transportasi bus. Ada banyak perusahaan otobus tujuan perjalanan dari Jakarta atau Jabodetabek plus Bandung. Mulai dari ANS, NPM, Lorena, Palala, Gumarang Jaya, Sembodo, MPM, dan Transport Ekspres.
Berikut profil singkat perusahaan otobus tujuan Padang atau Sumbar yang dirangkum dari berbagai sumber.
1. ANS
ANS dibangun oleh Haji Anas pada 1964. ANS memiliki tagline Aman yang Nyaman untuk Dituju. ANS memiliki 100 hingga 200 armada.
2. NPM
Sesuai dengan namanya, NPM merupakan singkatan dari PT. Naikilah Perusahaan Minang. Dikutip dari laman resminya, NPM telah hadir di kancah transportasi publik sebelum Indonesia merdeka, yaitu pada 1937. NPM mengkalim dirinya sebagai perusahaan otobus tertua di Sumatera. NPM memiliki perwakilan pelayanan di beberapa provinsi. Selain di Sumbar, juga terdapat di Sumut, Jambi, Riau, Lampung, dan Jabodetabek.
3. Lorena
Lorena merupakan perusahaan otobus yang melayani jaringan perjalanan di wilayah Pulau Sumatera dan Jawa. Padang - Jakarta merupakan salah satu trayek paling favorit untuk bus antarkota antarprovinsi (AKAP).

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
