
Seorang penjual kurma menata kurma di kiosnya, di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (22/3/2021). Jelang Bulan Ramadan, sejumlah pedagang di kawasan Tanah Abang mendadak alih profesi menjadi penjual kurma dadakan. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com–Setelah menahan lapar dan dahaga selama berpuasa, rasanya tak lengkap jika tidak mengonsumsi makanan manis saat berbuka. Makanan pembuka atau takjil seperti kurma dan es buah menjadi pilihan pas. Rasanya yang manis segar memanjakan lidah.
Selama kurang lebih 13 jam, perut kosong tidak terisi makanan. Kerja organ tumbuh menjadi lambat. Energi dalam tubuh berkurang membuat orang berpuasa menjadi lemas. Makanan manis memiliki sumber kalori dan energi yang dapat mengembalikan energi tubuh lebih cepat.
Nur Sarita Intan, ahli gizi yang bertugas di Puskesmas Klampis menjelaskan, makanan manis mengandung glukosa yang berperan penting untuk kerja otak. Glukosa juga mudah dicerna.
”Selain komponennya sederhana, jadi ketika diserap tubuh itu langsung ditransfer otak untuk menjalankan tugasnya ke berbagai organ,” terang Nur Sarita Intan.
Walaupun begitu, menurut dia, kadar manis yang berlebihan menjadi tidak baik bagi tubuh. Meski dianjurkan untuk melepas puasa dengan makanan atau minuman yang manis, namun tidak bisa ditolerir dengan semua bahan makanan.
”Makanan yang manis di sini adalah yang alami dan mengandung komponen sederhana. Tidak berlaku lagi makanan yang mengandung pemanis buatan. Seperti Aspartam, Sakarin, Sukralosa dan sebagainya,” tutur Nur Sarita Intan.
Karena itu, lanjut dia, penting bagi masyarakat berburu makanan atau minuman manis untuk buka puasa. Menurut dia, salah satu makanan manis yang pas untuk berbuka adalah kurma. Selain melancarkan pencernaan, karena mengandung serat tinggi, kurma juga menjadi makanan yang dapat menstabilkan kadar gula darah.
”Kurma dapat menjadi pengganti gula yang sehat. Pilihan terbaik saat berbuka lainnya adalah pisang,” ujar Nur Sarita Intan.
Dia menjelaskan, walaupun jika terasa di lidah terasa kurang manis, buah pisang memiliki kandungan gula yang cukup tinggi. Selain itu, kandungan karbohidrat dan kalori yang dapat membangkitkan energi tubuh.
”Makanan manis memang dianjurkan, namun tubuh juga membutuhkan batasan. Saat menjalani puasa Ramadan ini, menjaga pola hidup sehat sangat penting. Untuk itu, mengatur pola konsumsi makanan menjadi penting,” kata Nur Sarita Intan.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=ZiU9Pc5aH_s

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
