Mematikan notifikasi adalah salah satu cara mengurangi distraksi digital (freepik)
JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan adalah momen refleksi,pengendalian diri dan peningkatan kualitas ibadah. Namun di era digital, distraksi dari gadget dan media sosial sering kali mengganggu kekhusyukan puasa.
Notifikasi tanpa henti, scrolling media sosial hingga kebiasaan menonton berlebihan dapat mengurangi fokus spiritual. Padahal, Ramadhan adalah kesempatan emas untuk detoks digital sekaligus detoks hati.
Menurut laporan dari Pew Research Center, mayoritas orang dewasa mengakses ponsel hampir sepanjang hari. Kebiasaan ini berpotensi mengurangi kualitas perhatian.
Sementara itu, APA menjelaskan bahwa paparan digital berlebihan dapat meningkatkan stres dan menurunkan konsentrasi. Oleh karena itu, Ramadhan menjadi waktu tepat untuk mengurangi distraksi digital.
Berikut 5 cara mengurangi distraksi digital selama puasa Ramadhan agar ibadah lebih fokus dan bermakna sebagaimana dilansir dari laman Journal Social and Clinic Psychology.
Langkah pertama adalah membatasi waktu penggunaan media sosial. Tentukan jam tertentu saja untuk membuka aplikasi.
Penelitian dari University of Pennsylvania menunjukkan bahwa pembatasan media sosial dapat menurunkan rasa kesepian dan depresi. Ini juga membantu meningkatkan kesejahteraan mental.
Selama Ramadhan, gunakan media sosial secara terarah. Hindari scrolling tanpa tujuan terutama setelah sahur atau sebelum tidur.
Notifikasi adalah sumber distraksi terbesar. Setiap bunyi atau getaran bisa memecah fokus ibadah. Harvard Business Review membahas bahwa notifikasi digital bisa menurunkan produktivitas dan konsentrasi. Prinsip ini relevan untuk menjaga fokus selama puasa Ramadhan.
Anda bisa mulai menonaktifkan notifikasi aplikasi belanja atau hiburan dan menyisakan notifikasi penting seperti keluarga atau pekerjaan mendesak.
Waktu yang biasanya digunakan untuk scrolling bisa dialihkan ke membaca Al-Qur’an. Kebiasaan kecil ini memberi dampak yang besar. Menurut studi dari Duke University, aktivitas spiritual berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan emosional.
Anda bisa membuat target harian tilawah. Bahkan 10-15 menit setiap setelah shalat sudah cukup membantu mengurangi distraksi digital.
Banyak orang kembali aktif di media sosial setelah tarawih. Padahal waktu malam Ramadhan sangat berharga untuk refleksi diri. National Sleep Foundation menjelaskan bahwa paparan layar sebelum tidur mengganggu kualitas istirahat.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
