Ilustrasi melakukan buka puasa bersama (Freepik)
JawaPos.com – Instruktur Spesialis Nutrisi mengingatkan pentingnya pola makan yang tepat saat berbuka puasa. Kebiasaan makan yang tidak terkontrol setelah seharian berpuasa dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.
Berikut 7 kesalahan umum yang sering dilakukan saat berbuka puasa, seperti dikutip dari laman resmi Uskudar University pada Minggu (22/2).
Makan dengan cepat setelah berpuasa lama dapat mengganggu sistem pencernaan. Proses pengunyahan yang tidak sempurna membuat lambung bekerja lebih berat. Selain itu, otak terlambat menerima sinyal kenyang sehingga memicu konsumsi makanan berlebihan.
Mengisi perut dengan porsi besar dalam waktu singkat menyebabkan lambung mengembang secara tiba-tiba. Kondisi ini dapat menimbulkan kembung, nyeri perut, dan gangguan pencernaan. Beban kerja jantung juga meningkat karena aliran darah terfokus pada proses pencernaan.
Memulai berbuka dengan makanan berat berisiko memperburuk kondisi lambung yang kosong seharian. Lambung membutuhkan adaptasi bertahap sebelum menerima makanan utama. Karena itu, disarankan memulai dengan air, sup, atau kurma sebelum melanjutkan ke hidangan utama.
Mengonsumsi makanan penutup segera setelah makan utama menambah beban pencernaan. Makanan tinggi gula dan lemak dapat memicu lonjakan kadar gula darah secara tiba-tiba. Kondisi ini berpotensi menyebabkan rasa lelah, kantuk, dan fluktuasi gula darah.
Tidak memberi jeda antara makanan pembuka dan hidangan utama membuat sistem pencernaan bekerja terlalu cepat. Istirahat selama 15 hingga 20 menit membantu tubuh menyesuaikan diri. Cara ini juga membantu mengontrol porsi agar tidak berlebihan.
Makanan yang terlalu berlemak, digoreng, atau pedas dapat meningkatkan risiko refluks dan gangguan lambung. Proses pencernaan menjadi lebih lambat dan berat. Metode memasak seperti merebus, memanggang, atau membakar lebih dianjurkan.
Minum teh atau kopi langsung setelah berbuka dapat menghambat penyerapan zat besi. Selain itu, minuman berkafein dan berkarbonasi dapat memperparah keluhan lambung. Konsumsi minuman tersebut sebaiknya dilakukan setidaknya dua jam setelah makan, dengan total asupan air 2 hingga 2,5 liter antara berbuka dan sahur.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
