
Ilustrasi persiapan di bulan Ramadhan. (Freepik/RDNE Stock project)
JawaPos.com - Bulan Ramadhan merupakan tamu agung yang selalu dinantikan kehadirannya oleh umat Islam di seluruh dunia.
Setiap tahun, bulan Ramadhan yang penuh ampunan dan keberkahan ini, akan hadir sebagai momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
Sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur'an pada Surah Al-Baqarah ayat 183, puasa Ramadhan diwajibkan agar manusia menjadi pribadi yang bertakwa.
Karena itu, menyambut Ramadhan tidak seharusnya dilakukan secara biasa-biasa saja.
Meski banyak orang fokus pada persiapan fisik seperti stok bahan makanan atau menu sahur dan berbuka, tetapi beberapa orang juga lupa bahwa persiapan spiritual justru jauh lebih utama.
Tanpa persiapan mental dan rohani yang matang, Ramadhan bisa berlalu begitu saja tanpa perubahan berarti dalam diri.
Padahal, bulan Ramadhan ini adalah kesempatan emas yang belum tentu bisa kita temui kembali di tahun berikutnya.
Mempersiapkan diri menyambut Ramadhan berarti menata niat, memperbaiki hubungan dengan sesama, hingga mulai membiasakan diri dengan amalan-amalan sunnah.
Persiapan yang dilakukan sejak jauh-jauh hari, akan membantu kita menjalani puasa dengan lebih ringan, khusyuk, dan penuh makna.
Seperti dilansir dari Nu Online, inilah enam persiapan penting menyambut datangnya bulan Ramadhan, baik dari sisi spiritual, mental, maupun kebiasaan sehari-hari.
Dengan langkah yang tepat, Ramadhan tahun ini bisa menjadi titik balik terbaik dalam perjalanan hidup dan keimanan Anda. Simak!
Inilah beberapa sikap terpuji para ulama saleh terdahulu dalam menyambut bulan suci Ramadhan yang pantas kita diteladani.
1. Sambut Ramadhan dengan Suka Cita
Menyambut Ramadhan dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Yahya bin Abi Katsir meriwayatkan bahwa orang-orang salaf terdahulu selalu mengucapkan doa:
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبَ وَ شَعْبَانَ وَ بَلِغْنَا رَمَضَانَ
Artinya: Ya Allah berkahi kami di bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikan (usia) kami berjumpa Ramadhan. Seolah mereka juga memohon: Ya Allah sampaikanlah aku dengan selamat ke Ramadhan, selamatkan Ramadhan untukku dan selamatkan aku hingga selesai Ramadhan.
2. Kembali Memahami Makna Ramadhan

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
