Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Februari 2025 | 13.55 WIB

Tradisi Tahunan, Ribuan Peziarah Padati Wisata Makam Sunan Ampel Menjelang Bulan Ramadhan

Suasana ramai di Wisata Religi Makam Sunan Ampel, menjelang bulan Ramdhan, Kamis malam (27/2). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Suasana ramai di Wisata Religi Makam Sunan Ampel, menjelang bulan Ramdhan, Kamis malam (27/2). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Sebagai tujuan wisata religi, kawasan Makam Sunan Ampel, Surabaya tak pernah sepi. Setiap harinya ada ribuan peziarah yang berkunjung Terlebih pada momen tertentu, seperti menjelang bulan Ramadhan.

Dari pantauan JawaPos.com, Kamis (27/2) wisata religi yang berada di Jalan Ampel Blumbang, Kecamatan Semampir itu dipadati para peziarah sejak sore hari. Paling ramai pada malam hari, setelah waktu isya.

Para peziarah tampak khusyuk memanjatkan doa untuk tokoh-tokoh terpandang yang dimakamkan di kawasan tersebut. Salah satunya Raden Rahmat, atau lebih dikenal sebagai Sunan Ampel (Wali Songo).

Selain Sunan Ampel, kawasan wisata religi ini juga menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi beberapa tokoh agama, seperti ShonHaji (Mbah Bolong), dan Nyai Condro Wati (istri dari Sunan Ampel).

Koordinator petugas keamanan Makam Sunan Ampel, Hendri Budi Darmawan mengatakan, peningkatan pengunjung di wisata religi Makam Sunan Ampel biasanya terjadi sejak tiga hari menjelang bulan suci Ramadhan.

"Estimasi hari ini ada sekitar 8 ribu peziarah yang datang. Soalnya selain jelang bulan puasa, hari ini bertepatan dengan malam Jumat legi, jadi banyak yang datang ke Ampel," tutur Hendri kepada JawaPos.com, Kamis malam (27/2).

Peziarah yang datang ke wisata religi Makam Sunan Ampel, lanjut Hendri berasal dari berbagai daerah. Paling banyak adalah warga lokal dan warga sekitar Surabaya, seperti Madura, Nganjuk, Sidoarjo, dan daerah lainnya.

"Ini kan sudah tradisi setiap tahun, ya. Setiap menjelang ramadhan, banyak peziarah datang ke sini untuk nyekar dan mencari keberkahan, sebelum memasuki bulan puasa," imbuh laki-laki berusia 32 tahun itu.

Hendri memprakirakan puncak kunjungan wisata religi Makam Sunan Ampel, Surabaya akan terjadi pada Jumat (28/2). "Karena begitu masuk Ramadhan, langsung landai (kunjungan para peziarah, Red)" tuturnya.

Baru pada hari-hari ganjil menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M (lebaran), kawasan wisata religi Makam Sunan Ampel akan kembali ramai dan dipadati peziarah, seperti malam ke-17 bulan Ramadhan (Nuzulul Qur'an).

Sementara itu, seorang peziarah dari Sidoarjo bernama Najibah membagikan pengalamannya. Datang bersama seorang teman, Najibah menyampaikan bahwa ziarah ke Makam Sunan Ampel sudah menjadi rutinitas tahunannya.

"Nggak sering, paling datang ke sini kalau momen-momen tertentu, seperti sekarang, mau masuk bulan Ramadhan. Sekalian berburu kuliner juga," tutur perempuan yang menyukai Roti Maryam, salah kuliner khas Ampel.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore