Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Februari 2025 | 20.05 WIB

Panduan Lengkap Berbuka Puasa Ramadhan: 5 Doa Berbuka Puasa dalam Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahannya, beserta Keutamaan dan Adabnya

Ilustrasi keluarga yang sedang berbuka puasa. (Freepik) - Image

Ilustrasi keluarga yang sedang berbuka puasa. (Freepik)

JawaPos.com – Saat bulan Ramadhan tiba, umat Muslim menjalani ibadah puasa dengan penuh semangat.

Menahan lapar dan dahaga dari fajar hingga terbenamnya matahari bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga momen untuk memperdalam iman dan meningkatkan ketakwaan. 

Berbuka puasa bukan hanya sekadar menikmati sajian, namun juga saat yang penuh makna untuk bersyukur dan berdoa kepada Allah SWT.

Dilansir melalui laman resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI), Selasa, (25/2), ucapan doa saat berbuka puasa sangat beragam dan tak terbatasi, asalkan terkandung makna kebaikan. 

Bahkan dijelaskan, Imam al-Nawawi dalam karyanya al-Adzkar mencatat ada 5 jenis doa yang bisa dibaca saat berbuka puasa.

Doa pertama berasal dari riwayat Abu Daud dari Sahabat Ibnu Umar ra., yang menyebutkan bahwa Rasulullah ketika berbuka puasa berdoa dengan bacaan sebagai berikut:

  1. ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
    (Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah)
    Artinya: "Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah." (HR. Abu Daud no. 2010)
    Doa kedua, masih dari riwayat Abu Daud, berasal dari Mu’adz bin Zahrah. Ia menceritakan bahwa Rasulullah SAW berdoa saat berbuka dengan lafaz:
  2. اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
    (Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu)
    Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka." (HR. Abu Daud no. 2011)
    Doa ini sering kali ditambah dengan kalimat lain dalam praktik sehari-hari, di mana hal ini diperbolehkan. Salah satu tambahan yang sering dipanjatkan adalah:
    اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
    (Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin)
    Artinya: "Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki dan kasih sayang-Mu aku berbuka."
    Doa ketiga yang disebutkan oleh Imam al-Nawawi adalah dari Ibnu Sunni, di mana Mu’adz bin Zahrah juga meriwayatkan:
  3. الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذي أعانَنِي فَصَمْتُ، وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ
    (Alhamdulillahilladzi a’aananii fashamtu, wa razaqanii faafthartu)
    Artinya: "Segala puji bagi Allah yang menolongku untuk berpuasa, dan yang telah memberiku rezeki sehingga aku dapat berbuka." (HR. Ibnu Sunni)
    Doa keempat juga dari Ibnu Sunni, kali ini dari Sahabat Ibnu Abbas:
  4. اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنا، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْنا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا إنَّكَ أنْتَ السَّمِيعُ العَلِيمُ  
    (Allahumma shumnaa, wa ‘alaa rizqika aftharnaa, fataqabbal Minna innaka antas samii’ul ‘aliim)
    Artinya: "Ya Allah, karena Kamu kami berpuasa, dan dengan rizki-Mu kami berbuka, maka terimalah (puasa) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui." (HR: Ibnu Sunni)
    Doa terakhir, berdasarkan riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Sunni dari Ibnu Umar adalah sebagai berikut:
  5. اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي  
    (Allahummainni asaluka birahmatikallatii wasi’at kulla syaiin antaghfira lii)
    Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku."

Keutamaan doa berbuka puasa sangat signifikan seperti yang dikutip dari laman resmi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Membaca Doa Buka Puasa Ramadhan memiliki keutamaan yang cukup besar, sebab waktu berbuka adalah saat yang mustajab untuk berdoa. 

Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk berdoa sebelum berbuka sebagai bagian dari sunnah yang patut kita ikuti. Keutamaan lainnya adalah pengakuan dan rasa syukur kita kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan selama bulan puasa ini. 

Doa juga menciptakan hubungan yang kuat antara kita selaku hamba dan Sang Pencipta, sekaligus pengingat akan niat dan keikhlasan dalam beribadah.

Selain itu, perlu diingat jika waktu yang tepat untuk membaca Doa Buka Puasa Ramadhan adalah sebelum makanan atau minuman pertama masuk ke dalam mulut kita.

Rasulullah SAW selalu menekankan untuk membaca doa terlebih dahulu sebelum menyantap hidangan berbuka.

Selain membaca doa, penting juga untuk membiasakan diri berbuka dengan makanan sederhana, seperti kurma dan air, sebelum lanjut ke hidangan utama. Cara ini sejalan dengan sunnah dan juga memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh kita.

Menariknya, berkumpul dan berdoa bersama keluarga saat berbuka puasa dapat menjadikan momen berbuka lebih istimewa dan berkah. Hal ini sebaiknya menjadi kebiasaan kita di bulan yang penuh keberkahan ini.

Lebih lanjut, Ustadz Abu Kayyisa Zaki Rahmawan dikutip melalui laman Almanhaj menjelaskan selain berdoa, ada beberapa adab penting saat berbuka puasa yang perlu diperhatikan, antara lain:

1. Perbanyaklah Doa
Ketika menjelang berbuka puasa, waktu ini adalah salah satu saat terkabulnya doa. Salah satunya tercantum dalam hadist yang menyatakan bahwa doa orang yang berpuasa saat berbuka tidak akan ditolak.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore