
Buya Yahya
JawaPos.com - Puasa Ramadhan adalah ibadah wajib bagi setiap muslim yang sudah memenuhi syarat. Dalam ajaran Islam terdapat beberapa golongan yang tidak diwajibkan berpuasa selama bulan Ramadhan.
Lalu, siapa saja mereka? Prof. KH. Yahya Zainul Ma'arif, Lc., M.A., Ph.D., atau yang lebih dikenal dengan sebutan Buya Yahya menjelaskan ada 9 golongan yang tidak wajib menjalankan puasa Ramadhan, Penjelasan itu disampaikan oleh pengasuh LPD Al-Bahjah itu dalam video yang diunggah melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV.
1. Anak Kecil
Anak yang belum baligh tidak diwajibkan berpuasa. Anak laki-laki dikatakan baligh jika telah keluar air mani, paling cepat di usia 9 tahun, dan jika belum keluar hingga 15 tahun dalam hitungan hijriah, maka ia dianggap sudah baligh.
Sementara itu, anak perempuan juga memiliki tanda baligh yang sama, tetapi dengan tambahan haid. Meski belum wajib, orang tua tetap dianjurkan untuk melatih anak berpuasa sejak dini agar mereka terbiasa menjalankan ibadah ini.
"Tapi jangan salah, mentang-mentang anak kecil tidak diwajibkan puasa, bukan berarti dibiarkan begitu saja. Orang tua tetap wajib mengajarkan anak untuk berpuasa sejak usia 7 tahun," jelas Buya Yahya dalam videonya pada menit 5:04, Rabu (12/2).
2. Orang Gila
Orang gila tidak wajib berpuasa karena kehilangan akal sehatnya. Dalam Islam, kewajiban ibadah hanya berlaku bagi mereka yang memiliki kesadaran penuh dan dapat membedakan baik serta buruk.
3. Orang Sakit
Orang yang sakit juga tidak diwajibkan berpuasa, terutama jika puasanya justru memperburuk kondisi kesehatannya. Ketentuan ini berlaku jika sakitnya dikonfirmasi oleh dokter, muslim yang bisa dipercaya, atau berdasarkan pengalaman dirinya sendiri.
"Kalau dokter menyarankan tidak berpuasa karena berisiko bagi kesehatan, maka tidak wajib berpuasa. Begitu juga jika berdasarkan pengalaman sendiri merasa tidak sanggup, maka boleh berbuka," jelas Buya Yahya.
4. Orang Tua
Dalam video yang berdurasi 20 menit itu Buya Yahya juga menjelaskan jika lansia yang sudah sangat sepuh tidak diwajibkan berpuasa. Sebagai gantinya, mereka cukup membayar fidyah sebesar 6,7 ons makanan pokok per hari dan perbanyak zikir.
Buya Yahya menekankan agar anak-anaknya tidak memaksakan orang tua mereka yang sudah lemah untuk tetap berpuasa, karena hal tersebut justru dapat menjadi tindakan zalim.
"Ini kemurahan dalam Islam. Jangan memaksa orang tua yang sudah sepuh untuk berpuasa, karena jika memaksakan, itu zalim," ujar Buya Yahya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
