Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Februari 2025 | 21.44 WIB

9 Golongan yang Tak Wajib Puasa Ramadhan Menurut Buya Yahya, Simak Penjelasan Lengkap dan Siapa Saja Mereka?

Buya Yahya - Image

Buya Yahya

JawaPos.com - Puasa Ramadhan adalah ibadah wajib bagi setiap muslim yang sudah memenuhi syarat. Dalam ajaran Islam terdapat beberapa golongan yang tidak diwajibkan berpuasa selama bulan Ramadhan.

Lalu, siapa saja mereka? Prof. KH. Yahya Zainul Ma'arif, Lc., M.A., Ph.D., atau yang lebih dikenal dengan sebutan Buya Yahya menjelaskan ada 9 golongan yang tidak wajib menjalankan puasa Ramadhan, Penjelasan itu disampaikan oleh pengasuh LPD Al-Bahjah itu dalam video yang diunggah melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV.

1. Anak Kecil

Anak yang belum baligh tidak diwajibkan berpuasa. Anak laki-laki dikatakan baligh jika telah keluar air mani, paling cepat di usia 9 tahun, dan jika belum keluar hingga 15 tahun dalam hitungan hijriah, maka ia dianggap sudah baligh.

Sementara itu, anak perempuan juga memiliki tanda baligh yang sama, tetapi dengan tambahan haid. Meski belum wajib, orang tua tetap dianjurkan untuk melatih anak berpuasa sejak dini agar mereka terbiasa menjalankan ibadah ini.

"Tapi jangan salah, mentang-mentang anak kecil tidak diwajibkan puasa, bukan berarti dibiarkan begitu saja. Orang tua tetap wajib mengajarkan anak untuk berpuasa sejak usia 7 tahun," jelas Buya Yahya dalam videonya pada menit 5:04, Rabu (12/2).

2. Orang Gila

Orang gila tidak wajib berpuasa karena kehilangan akal sehatnya. Dalam Islam, kewajiban ibadah hanya berlaku bagi mereka yang memiliki kesadaran penuh dan dapat membedakan baik serta buruk.

3. Orang Sakit

Orang yang sakit juga tidak diwajibkan berpuasa, terutama jika puasanya justru memperburuk kondisi kesehatannya. Ketentuan ini berlaku jika sakitnya dikonfirmasi oleh dokter, muslim yang bisa dipercaya, atau berdasarkan pengalaman dirinya sendiri.

"Kalau dokter menyarankan tidak berpuasa karena berisiko bagi kesehatan, maka tidak wajib berpuasa. Begitu juga jika berdasarkan pengalaman sendiri merasa tidak sanggup, maka boleh berbuka," jelas Buya Yahya.

4. Orang Tua

Dalam video yang berdurasi 20 menit itu Buya Yahya juga menjelaskan jika lansia yang sudah sangat sepuh tidak diwajibkan berpuasa. Sebagai gantinya, mereka cukup membayar fidyah sebesar 6,7 ons makanan pokok per hari dan perbanyak zikir.

Buya Yahya menekankan agar anak-anaknya tidak memaksakan orang tua mereka yang sudah lemah untuk tetap berpuasa, karena hal tersebut justru dapat menjadi tindakan zalim.

"Ini kemurahan dalam Islam. Jangan memaksa orang tua yang sudah sepuh untuk berpuasa, karena jika memaksakan, itu zalim," ujar Buya Yahya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore