Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 April 2023 | 22.48 WIB

Daftar 6 Gerbang Tol di Jawa Timur yang Diprediksi Jadi Pusat Kemacetan Mudik Lebaran 2023

MASIH BERBAHAYA: Plengsengan penahan jalan di Km 38 arah Jember tepatnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, mulai dikerjakan lagi. - Image

MASIH BERBAHAYA: Plengsengan penahan jalan di Km 38 arah Jember tepatnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, mulai dikerjakan lagi.

JawaPos.com - Pergerakan arus mudik yang melintas di jalur arteri maupun tol di wilayah Jatim diperkirakan bakal naik signifikan. Situasi tersebut berpotensi memicu terjadinya kemacetan di sejumlah titik.

Tak hanya itu, yang juga tengah diwaspadai adalah jalur mudik yang rawan terimbas bencana alam, terutama longsor. Hingga kemarin, masih ada ruas jalan utama yang terimbas longsor.

Berdasar prediksi PT Jasamarga, jalan tol diperkirakan menjadi salah satu jalur utama yang dilalui para pemudik. Pergerakan kendaraan selama masa Lebaran tahun ini ditaksir melonjak. Kenaikan arus diprediksi mulai terjadi sejak H-7 Lebaran.

Setidaknya ada enam titik jalan tol di wilayah Jatim yang berpotensi menjadi pusat kemacetan. Yakni, gerbang tol (GT) Warugunung, GT Sidoarjo 2, GT Kejapanan, GT Madiun, GT Pandaan, dan GT Singosari.

Sejumlah antisipasi disiapkan pengelola tol. Salah satunya, pengoperasian perangkat pembayaran portabel di titik rawan.

’’Masing-masing sementara disiapkan empat unit peralatan pembayaran portabel,” kata Dirut PT Jasamarga Surabaya-Gempol Hari Pratama. Antisipasi lainnya adalah mengubah gardu entrance (masuk) menjadi gardu exit (keluar). Dan sebaliknya.

Di jalur arteri, baik jalan nasional maupun provinsi, kemacetan berpotensi masih akan terjadi, terutama di ruas-ruas langganan. Sebagaimana jalur utama Surabaya–Madiun, atau Surabaya arah tapal kuda.

Selain itu, yang diwaspadai adalah jalur mudik yang rawan terimbas bencana, terutama longsor. Bahkan, jelang arus mudik berlangsung, masih ada jalur utama yang rawan dilintasi.

Sebagaimana di jalur utama Jember–Banyuwangi di Km 38, Sidomulyo, Silo, Jember. Plengsengan jalan itu masih rawan pascaambrol. Saat ini tahap perbaikan masih berlangsung. Targetnya selesai sebelum dimulainya arus mudik.

’’Mudah-mudahan saat proses pengecoran tidak terkendala hujan. Karena hampir setiap hari di wilayah Gumitir turun hujan,’’ kata Munawar, perwakilan pelaksana proyek.

Selain melakukan perbaikan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali terus memantau ruas jalan yang berpotensi longsor. ”Di antaranya, wilayah Jember, Turen Malang, Pacitan, dan Trenggalek,” kata Kabag Umum dan TU BBPJN Jatim-Bali Nanang Permadi.

Perbaikan jalur terimbas longsor juga dilakukan pemprov. Mayoritas adalah jalan provinsi di wilayah selatan. (hen/elo/jum/nur/c12/ris)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore