Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 April 2022 | 20.38 WIB

Mencicipi Bubur Syurbah Khas Arab, Disajikan usai Salat Tarawih

Sajian Bubur Syurbah. Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

Sajian Bubur Syurbah. Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.com–Makanan khas Timur Tengah dikenal memiliki paduan rempah dan bumbu yang kompleks. Salah satunya adalah Bubur Syurbah.

Bubur itu merupakan bubur gandum kambing khas Arab. Teksturnya seperti bubur pada umumnya. Yang membedakan adalah paduan rempah dan bumbu yang terasa sangat kuat. Pada suapan pertama, campuran rasa bumbu khas Arab sangat terasa.

Daging kambingnya disajikan di dalam bubur. Daging kambing direbus dan dimasak dalam bubur. Bubur Syurbah biasa disajikan usai salat tarawih. Disajikan saat asapnya masih mengepul, bubur ini lezat dinikmati.

Aroma bumbu khas Timur Tengahnya menguar di suapan pertama. Teksturnya kenyal. Rasa bawang putih, merah, dan campuran lainnya sangat terasa.

Di Kota Surabaya, Bubur Syurbah dapat ditemui di sekitar kawasan wisata Religi Masjid Ampel. Dibanderol harga Rp 10.000, Bubur Syurbah tersaji lengkap dengan acar dengan taburan bawang goreng.

Alya Putri, 23, salah seorang penikmat Bubur Syurbah, mengaku rasa bubur tersebut sangat tidak familiar di lidahnya. Sebab, dia baru pertama kali menikmatinya.

Nggak pernah nyoba. Tapi penasaran. Begitu dicoba, ternyata rasanya asing, tapi enak,” ujar Alya.

Lain halnya dengan Syifaul Athfal, 25. Dia mengaku sering membuat Bubur Syurbah di rumah. Bumbunya diakui cukup kompleks.

”Yang enak itu rasa daging kambingnya. Kalau tebal, enak banget. Bumbunya kompleks. Enak dimakan panas-panas,” ucap Syifaul Athfal.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore