
Petugas Masjid Al-Musyariin melihat posisi hilal (bulan sabit muda) menggunakan teropong untuk menentukan 1 Ramadhan 1441 H di Jakarta Barat, Kamis (23/4/2020). Berdasarkan pantauan hilal di beberapa daerah, Kementerian Agama menetapkan 1 Ramadhan 1441 H
JawaPos.com - Cara membangunkan sahur dengan menggunakan toa masjid mendadak viral. Sebab, dikatakan tidak tepat dan kurang nyaman karena penyampaiannya yang sambil berteriak.
Hal itu disampaikan oleh artis Zaskia Adya Mecca. Istri dari Hanung Bramantyo ini menuturkan cara bangunkan sahur dengan menggunakan toa masjid di area rumahnya terlalu berlebihan. Karenamengganggu ketenangan karena dilakukan dengan cara berteriak.
Atas hal tersebut, ia pun mempertanyakan apakah saat ini cara membangunkan orang sahur seperti itu tengah menjadi tren di masyarakat. Menurutnya cara tersebut tidak etis.
Baca Juga: Respons Kemenag Soal Membangunkan Sahur yang Sedang ‘Hits’
"Cuma mau nanya ini bangunin model gini lagi HITS katanya?! Trus etis ga si pake toa masjid bangunin model gini?? Apalagi kita tinggal di Indonesia yang agamanya pun beragam. Apa iya dengan begini jadi tidak mengganggu yang lain tidak menjalankan Sahur?!" tulis dia dalam akun Instagram-nya @zaskiaadyamecca yang dikutip JawaPos.com, Minggu (25/4).
"Beneran bingung ini masjid dekat rumah. Pas ku agak kaget-kaget denger di hari pertama, lingkungan pada bilang 'lagi hits bangunin model gitu'. Aku yang asing atau situasi yang semakin asing ya. Buatku kok nggak lucu, nggak etis, nggak menghargai orang lain," sambungnya.
Mengenai tren yang berkembang, Pelaksana Subdirektorat Kemasjidan Kementerian Agama (Kemenag) Fakhry Affan mengungkapkan, sejak tahun 1978 Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Kemenag telah mengeluarkan tuntunan penggunaan pengeras suara. Intruksi tersebut tertuang dalam KEP/D/101/1978 tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar dan Musalla.
“Takmir masjid juga harus tegas mengatur penggunaan alat pengeras suara atau toa masjid, misalnya untuk membangunkan sahur pada pukul 02.30 - 03.00 dan 03.30, durasi penggunaannya cukup satu menit, dengan suara yang baik dan cara yang baik,” tegas dia dalam keterangannya, Minggu (25/4).
Menurut Fakhry, disinilah pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin di tengah kompleksitas kehidupan keagamaan baik masyarakat perdesaan maupun perkotaan, sebagai jalan moderat yang diejawantahkan dalam Pancasila sebagai nilai-nilai moral publik.
Sebagai infomasi, berikut cara membangunkan sahur dalam video dengan berteriak yang dibagikan Zaskia:
Bapak-bapak, ibu-ibu, adik-adik warga RT04/RW09 dan sekitarnya, yang menjalankan ibadah puasa. Waktunya sahurrrrya, sahurrrrya, sahurrrrrya! Sahur, sahur, sahur, sahur, sahur! Sahur, sahur, sahur, sahur, sahur, sahur! Bangun, bangun, bangun!
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=yDjZm-gDs6M

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
